Resep Takjil Kolak Pisang yang Manis dan Gurih, Sajian Hangat Favorit Saat Berbuka

 Resep Takjil Kolak Pisang yang Manis dan Gurih, Sajian Hangat Favorit Saat Berbuka

ilustrasi takjil kolak -freepik.com-

MEDIALAMPUNG.CO.ID- Saat azan magrib mulai terdengar, rasanya tidak ada yang lebih menenangkan selain semangkuk kolak pisang hangat di meja makan.

Takjil sederhana ini sering disebut sebagai tajil piasa karena hampir selalu hadir di bulan Ramadan. Rasanya yang manis dan gurih, aromanya yang khas dari santan dan gula merah, serta teksturnya yang lembut membuat siapa pun sulit menolak.

Menariknya, kolak pisang termasuk sajian yang dibuat dari bahan alami, mudah ditemukan di pasar tradisional, dan tidak membutuhkan teknik memasak yang rumit.

Bahkan untuk pemula di dapur sekalipun, resep ini hampir tidak pernah gagal.

BACA JUGA:Geco Cianjur, Kuliner Tauge Tauco Legendaris yang Tetap Bertahan

Kenapa Kolak Pisang Selalu Jadi Favorit?

Kolak bukan sekadar makanan pembuka puasa. Ia seperti pengingat suasana rumah: hangat, sederhana, dan penuh cerita.

Perpaduan rasa Manis dari gula merah, gurihnya santan, serta legitnya pisang menciptakan rasa yang lengkap.

Selain itu, pisang mengandung karbohidrat alami yang membantu mengembalikan energi setelah seharian berpuasa. Jadi bukan hanya enak, tapi juga mengenyangkan tanpa terasa berat di perut.

BACA JUGA:Tutut, Olahan Keong Sawah Khas Sunda yang Gurih dan Kaya Rempah

Bahan-Bahan Kolak Pisang

Berikut bahan yang bisa langsung disiapkan di dapur:

  •  6 buah pisang kepok atau pisang raja (potong serong)
  •  500 ml santan dari kelapa segar
  •  150 gram gula merah, serut halus
  •  2 sdm gula pasir (opsional, jika ingin lebih Manis)
  •  1 lembar daun pandan, simpulkan
  •  ½ sdt garam
  •  500 ml air

Semua bahan ini berasal dari bahan alami, tanpa tambahan perisa instan, sehingga rasanya lebih autentik dan aromanya lebih harum.

BACA JUGA:Ikan Lapan, Ikan Laut Murah Kaya Protein

Cara Membuat Kolak Pisang yang Manis dan Gurih

  1. Rebus air bersama gula merah dan daun pandan hingga gula larut sempurna.
  2. Setelah mendidih, masukkan potongan pisang. Gunakan api sedang agar pisang tidak hancur.
  3. Tambahkan santan sambil terus diaduk perlahan supaya tidak pecah.
  4. Masukkan garam untuk menyeimbangkan rasa.
  5. Koreksi rasa. Jika dirasa kurang Manis, tambahkan sedikit gula pasir.
  6. Masak hingga kuah mengental dan aromanya harum.

Tips penting: aduk santan secara perlahan dan jangan gunakan api terlalu besar agar teksturnya tetap lembut dan menyatu.

BACA JUGA:Peuyeum Khas Bandung, Tape Singkong Manis dan Tahan Lama

Rahasia Kolak Pisang yang Lebih Nikmat

Agar kolak terasa lebih istimewa seperti buatan ibu di rumah, coba beberapa trik berikut:

  • Gunakan pisang yang benar-benar matang agar rasanya legit.
  • Pilih gula merah yang warnanya pekat dan wangi.
  • Tambahkan sedikit vanila alami untuk aroma yang lebih dalam.
  • Jika suka variasi, masukkan ubi atau kolang-kaling.

Dengan cara ini, kolak pisang tidak hanya menjadi tajil piasa, tetapi juga hidangan yang selalu dirindukan.

BACA JUGA:Surabi Bandung Bertahan di Tengah Tren Kuliner Modern

Waktu Terbaik Menyajikan Kolak

Kolak pisang paling nikmat disantap saat hangat. Namun, ada juga yang menyukainya dalam keadaan dingin setelah disimpan di kulkas.

Sensasinya berbeda, tetapi tetap menghadirkan rasa manis dan gurih yang sama.

Untuk penyajian keluarga, tuangkan kolak ke mangkuk kecil agar mudah dinikmati bersama saat berbuka. Sederhana, tapi suasananya terasa hangat.

BACA JUGA:Minim Lampu Jalan, DPRD Ingatkan Risiko Kecelakaan di PJR

Kolak pisang bukan sekadar makanan, tetapi bagian dari tradisi berbuka yang penuh kenangan. Dari bahan alami yang sederhana, tercipta hidangan dengan rasa Manis, lembut, dan menenangkan.

Tidak heran jika kolak selalu menjadi tajil piasa yang dicari setiap Ramadan. Mudah dibuat, bahannya ramah di kantong, dan rasanya tidak pernah membosankan.

Jadi, sudah siap menghadirkan semangkuk kolak pisang hangat di rumah hari ini?

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: