Presiden Resmikan Kodam XXI/Radin Inten, Mayjen Kristomei Sianturi Dilantik sebagai Pangdam

Presiden Resmikan Kodam XXI/Radin Inten, Mayjen Kristomei Sianturi Dilantik sebagai Pangdam

Presiden Prabowo Meresmikan 6 Kodam baru, termasuk Kodam XXI/Radin Inten di Lampung-Bengkulu-Foto YouTube Sekertariat Presiden-

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan berdirinya Komando Daerah Militer XXI/Radin Inten (Kodam Radin Inten) yang membawahi wilayah Lampung dan Bengkulu.

Peresmian dilakukan dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Bandung, Jawa Barat, pada Minggu, 10 Agustus 2025.

Bersamaan dengan peresmian tersebut, Presiden juga melantik Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Panglima Kodam XXI/Radin Inten. Penunjukan ini didasarkan pada Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1033/VIII/2025 tanggal 6 Agustus 2025.

“Dengan mengucap bismillah, pagi ini saya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, meresmikan enam Komando Daerah Militer (Kodam) yang baru,” ucap Presiden dalam siaran langsung melalui YouTube Sekretariat Presiden.

BACA JUGA:Intip Spesifikasi dan Keunggulan Suzuki S-Presso 2025, City Car Kompak dengan Desain Kekinian

Sebelum menduduki jabatan Pangdam, Mayjen Kristomei Sianturi menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI.

Kodam XXI/Radin Inten merupakan hasil pemekaran dari Kodam II/Sriwijaya yang sebelumnya membawahi wilayah Sumatera bagian selatan, termasuk Lampung dan Bengkulu.

Dengan adanya Kodam baru, kedua provinsi kini memiliki struktur komando tersendiri, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat pertahanan wilayah.

Pemerintah daerah juga memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan Kodam XXI/Radin Inten, termasuk hibah lahan puluhan hektare untuk pembangunan Markas Kodam.

BACA JUGA:Cara Dapat Saldo DANA Gratis hingga Ratusan Ribu Lewat Aplikasi Penghasil Uang Resmi

Peresmian Kodam XXI/Radin Inten dan pelantikan Mayjen Kristomei Sianturi menjadi Pangdam menandai babak baru dalam sejarah pertahanan Lampung dan Bengkulu.

Dengan komando yang lebih terintegrasi dan dipimpin oleh figur yang memahami kultur lokal, diharapkan tercipta pertahanan yang kokoh dan pertumbuhan daerah yang lebih harmonis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: