Camat Panjang Klarifikasi Isu Pembongkaran Rumah di Serengsem

Camat Panjang Klarifikasi Isu Pembongkaran Rumah di Serengsem

Camat Panjang Klarifikasi Isu Pembongkaran Rumah di Serengsem--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Terkait isu pembongkaran rumah di wilayah Panjang, Camat Panjang Kota Bandar Lampung, Hendry Sampurna Jaya, memberikan klarifikasi untuk meluruskan informasi yang beredar.

Ia menegaskan bahwa tidak ada kegiatan pembongkaran rumah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung.

“Saya luruskan, Pemerintah Kota Bandar Lampung tidak melakukan penertiban atau pembongkaran rumah di wilayah tersebut. Terkait pembongkaran yang terjadi di Serengsem, tepatnya di Lingkungan Batu Serampok, itu dilakukan karena rumah-rumah tersebut sudah dijual kepada pihak perusahaan BUMN,” ujar Hendry, Kamis, 7 Agustus 2025.

Menurutnya, proses penjualan tersebut berawal dari inisiatif warga sendiri yang menawarkan rumah mereka kepada pihak perusahaan.

BACA JUGA:Sambut HUT ke-80 RI, Satlantas Polresta Bandar Lampung Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengendara

“Dari informasi yang kami terima, sebelum tahun 2018 warga di kawasan tersebut kerap mengalami musibah seperti tanah longsor dan banjir. Karena kondisi itu, mereka kemudian menawarkan lahan dan bangunan mereka kepada BUMN. Pada tahun 2024, terjadi transaksi jual beli antara warga dan perusahaan. Jadi, pembongkaran yang dilakukan merupakan bagian dari kesepakatan yang sah antara kedua belah pihak. Kurang lebih 200 bidang tanah sudah mendapatkan persetujuan,” jelasnya.

Hendry juga menjelaskan bahwa perusahaan memiliki rencana positif untuk pemanfaatan lahan tersebut.

“Peruntukannya sangat baik, dan mendukung program Wali Kota Bandar Lampung dalam upaya pencegahan bencana, seperti banjir dan tanah longsor. Nantinya, lahan tersebut akan dijadikan ruang terbuka hijau, taman, kolam retensi (embung) untuk menampung air hujan agar tidak langsung mengalir deras, serta sebuah masjid transit. Masjid utama di wilayah tersebut tidak dibongkar, justru akan diperbaiki,” paparnya.

Ia juga menyampaikan bahwa perkembangan kegiatan ini akan segera dilaporkan kepada Wali Kota Bandar Lampung.

BACA JUGA:Warga Sambut Baik Wacana Penarikan Desa Sabah Balau ke Wilayah Kota Bandar Lampung

“Nanti akan kami laporkan kepada Wali Kota bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dari pihak perusahaan terhadap program Pemerintah Kota, khususnya dalam penanganan banjir dan bencana lainnya,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: