Xiaomi Kucurkan Rp113 Triliun untuk Kembangkan Chip Saingan Snapdragon

Xiaomi Kucurkan Rp113 Triliun untuk Kembangkan Chip Saingan Snapdragon

Chipset Xring O1 disematkan di Xiaomi 15s Pro--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Xiaomi menunjukkan ambisinya untuk bersaing di pasar chipset global dengan mengumumkan investasi besar-besaran senilai US$7 miliar (sekitar Rp113 triliun) dalam pengembangan prosesor mobile-nya sendiri. 

Proyek ini dijalankan di bawah nama Xring, yang menandai langkah strategis perusahaan untuk lepas dari ketergantungan pada penyedia chip pihak ketiga seperti Qualcomm dan MediaTek.

Menurut laporan dari Gizchina (24 Mei 2025), proyek Xring sebenarnya telah dimulai sejak 2021 dengan pendanaan awal sebesar US$1,9 miliar. 

Pada 2024, angka tersebut meningkat menjadi US$2,8 miliar, dan dengan komitmen terbaru ini, total investasi Xiaomi akan mencapai US$9,8 miliar dalam jangka waktu 10 tahun.

BACA JUGA:Inovasi Baterai Natrium Ion dari India: Isi 80 Persen Hanya dalam 6 Menit

Salah satu hasil konkret dari proyek ini adalah Xring O1, chip perdana yang dikembangkan menggunakan teknologi fabrikasi mutakhir berarsitektur 3 nanometer. 

Bahkan kini Chipset itu sudah disebut-sebut memiliki performa sebanding dengan Snapdragon 8 Gen 3 Elite yang menjadi cip andalan dari Qualcomm.

Dalam uji coba internal, Xring O1 menunjukkan hasil performa yang menjanjikan. Namun, penilaian sesungguhnya akan terlihat ketika Xiaomi 15s Pro, ponsel pertama yang akan dibekali chip tersebut, resmi dirilis. 

Keberhasilan Xring O1 dalam penggunaan sehari-hari akan menjadi tolok ukur penting untuk masa depan strategi cip mandiri Xiaomi.

BACA JUGA:5 Tablet Murah Spek Kencang, Mulai 1 Jutaan!

Langkah ini bukan hanya sekadar upaya inovasi teknologi, tetapi juga strategi jangka panjang untuk mengamankan rantai pasok dan meningkatkan efisiensi biaya produksi. 

Ternyata setelah mengembangkan chipset sendiri, akhirnya Xiaomi mampu berusaha mengoptimalkan performa perangkat dengan lebih menyeluruh dan menyesuaikannya dengan kebutuhan ekosistem mereka.

Karena itu, kalau Xring O1 saat ini sudah berhasil mencuri perhatian pasar, maka bukan tidak mungkin Xiaomi juga bakal berusaha menjadi pemain baru dalam industri chipset global untuk menyaingi dominasi sejumlah perusahaan-perusahaan raksasa yang lebih dulu dan lebih mapan dalam semua aspek.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: