Soroti Masalah Infrastruktur dan Banjir, Aliansi BEM Pringsewu Gelar Aksi Damai

--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Pringsewu yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi mereka pada Senin, 1 Juli 2024.
Aksi ini melibatkan Universitas Aisyah Pringsewu (UAP), Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI), Institut Bakti Nusantara (IBN), STIT Pringsewu, dan ITBA DCC Pringsewu.
Dengan kawalan petugas dari Polres Pringsewu dan Satpol PP, para mahasiswa membawa spanduk dan poster, menyerukan tuntutan mereka terkait masalah infrastruktur, penanganan banjir, dan kelangkaan pupuk.
Koordinator aksi, Dedi, menyampaikan bahwa komunikasi antara eksekutif dan legislatif di Pringsewu dinilai masih belum optimal.
“Sebelumnya kami pernah beraudiensi, tetapi seperti ada kesenjangan komunikasi antara eksekutif dan legislatif,” ujarnya.
Para pengunjuk rasa menuntut perhatian lebih terhadap isu-isu yang berdampak langsung pada masyarakat.
Tanggapan dari Wakil Ketua I DPRD Pringsewu, Maulana M. Lahudin, menunjukkan keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala utama.
"Pembangunan dilakukan bertahap berdasarkan skala prioritas, tetapi masukan dari masyarakat sangat kami apresiasi," jelasnya.
Dialog yang dipimpin Maulana bersama perwakilan mahasiswa, anggota DPRD, dan kepala perangkat daerah menghasilkan komitmen untuk terus mengupayakan solusi terbaik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: