Berikut Ini Profil Dirut PT Taspen, Pengelola Dana PNS dengan Jumlah Rp 345,7 Triliun

Berikut Ini Profil Dirut PT Taspen, Pengelola Dana PNS dengan Jumlah Rp 345,7 Triliun

--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menyelidiki mengenai dugaan Korupsi di PT Dana Tabungan dan Angsuran Pegawai Negeri atau Taspen

Nama Direktur Utama PT Taspen Antonius Nicholas Stephanus (ASN) Kosasih kini ikut terseret dalam kasus ini setelah sebelumnya istrinya, Rina Lawu sempat diperiksa oleh Komisi antirasuah dalam penyelidikan beberapa waktu lalu.

Kemudian ia juga dipercaya untuk menjadi Presiden Direktur yang juga merangkap sebagai Direktur SDM dan Umum PT Transportasi Jakarta pada 2014-2016.

Antonius Nicholas Stephanus Kosasih bertempat lahir di Jakarta pada 12 Juli 1970. Yang mana pada sebelumnya ia menjabat sebagai Dirut Taspen, ANS Kosasih yang sempat menduduki sejumlah jabatan tinggi dan mentereng. 

BACA JUGA:Cara Pengajuan Power Cash di Livin Mandiri, Dapatkan Pinjaman Hingga Rp 100 Juta

Seperti di. Ketahui iya merupakan jebolan dari Sarjana S1 Ekonomi Universitas Gadjah Mada itu pernah menjabat PT Inhutani (Persero) dengan posisi sebagai CFO.

Yang mana sebelum jabatannya dinaikkan pada pucuk tertinggi, ANS Kosasih sempat juga menduduki posisi pada bagian direktur investasi di PT Taspen. 

Setelah itu kosasih yang akhirnya berhasil mencapai pucuk pimpinan menjadi Dirut Taspen pada 2020 menggantikan Iqbal Latanro.

Antonius kemudian menjabat Komisaris Utama PT WIKA Realty (2016 - 2017) dan Direktur Keuangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (2016 - 2019) itu. 

BACA JUGA:Aktifkan GoPay Later, Belanja di Tokopedia Bisa Dapat Promo Cicilan 0 Persen

Mengutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), pada terakhir kali Antonius NS Kosasih melaporkan mengenai harta kekayaannya pada 31 Maret 2023, untuk tahun periodik 2022.

Yang mana menurut LHKPN, untuk harta ANS Kosasih bertambah sebanyak Rp 7,68 miliar selama masa kepemimpinannya di Taspen. Harta kekayaan nya bertambah paling signifikan dalam bentuk tanah dan bangunan, alat transportasi, dan kas.

Dalam LHKPN pada tahun 2020, tanah dan bangunan yang dimiliki ANS Kosasih ada senilai Rp 15,75 miliar yang mana dalam laporan terbaru 2022 Rp 19,83 miliar.

Mobil milik ANS Kosasih juga bertambah banyak pada periode 2020-2023. Pada LHKPN 2020, dia hanya melaporkan Mitsubishi Pajero Sport 2014 senilai Rp 300 juta. Pada laporan terbaru koleksi mobilnya bertambah Honda CRV 2020 Rp 488 juta dan Honda CRV 2022 Rp 659 juta, sehingga total nilai alat transportasi miliknya menjadi Rp 1,45 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: