Musda PD Muhammadiyah Pesbar ke II, Ini Hasilnya

Musda PD Muhammadiyah Pesbar ke II, Ini Hasilnya

--

PESBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke II, sekaligus menggelar pemilihan kepengurusan untuk periode 2022-2027, yang digelar SMP IT Muhammadiyah, Pekon Bumi Ratu, Kecamatan Ngambur pada Minggu (28/5).

Musda Muhammadiyah dan Aisyiyah Pesbar tersebut mengambil tema “Memajukan Pesisir Barat, Mencerahkan Semesta Menebarkan Manfaat” dan dihadiri, perwakilan pengurus pimpinan wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung, Prof. Dr. Warsito, PhD., Wakil Bupati Pesbar Ahmad Zulqoini Syarif, S.H, jajaran Pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Pesbar, perwakilan organisasi kepemudaan di kabupaten Pesbar.

BACA JUGA:Waspada! Stiff Person Syndrome Dominan Menyerang Wanita, Ini Dialami Penyanyi Legendaris Celine Dion

Berdasarkan hasil Musda Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pesbar tersebut, ditetapkan Ketua PD Muhammadiyah Pesbar Drs. Jon Edwar, M. Pd., dan Ketua PD Aisyiyah Pesbar L. Liastuti, S.Pd., sedangkan untuk jajaran kepengurusan lainnya belum ditetapkan.

Dalam kesempatan itu, Prof. Dr. Warsito, PhD., yang membuka Musda II Muhammadiyah dan Aisyiyah Pesbar, mengajak seluruh anggota muhammadiyah di Kabupaten Pesbar untuk berkhidmat dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah agar dapat memajukan dan membesarkan muhammadiyah.

BACA JUGA:Buruan Cek! Bansos PKH Rp900.000-Rp3.000.000 Bulan Mei Cair

“Mari kita bersama-sama bersinergi dengan Pemkab Pesbar, mendukung program pembangunan yang dilaksanakan Pemkab untuk bersama-sama memajukan muhammadiyah,” kata dia.

Selain itu, dirinya juga berpesan kepada seluruh anggota muhammadiyah, agar jangan mencari hidup di muhammadiyah, melainkan harus tetap menjaga muhammadiyah agar tetap hidup.

BACA JUGA:Pihak Pekon Mekar Jaya Salurkan Insentif Kader Organisasi Pekon

“Saya berpesan kepada semua anggota muhammadiyah agar tidak mencari hidup di muhammadiyah, tapi harus berjuang untuk menghidupi muhammadiyah, kita kerja tanpa pamrih, tanpa gaji yang kita harapkan ridho Allah,” pungkasnya.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: