Membedakan Flu Biasa dengan Gejala Virus Corona

Membedakan Flu Biasa dengan Gejala Virus Corona

Medialampung.co.id -  Awal gejala virus corona dan flu biasa memang dianggap sulit dibedakan karena sangat mirip. Gejala untuk infeksi virus corona adalah pilek, sakit kepala, batuk dan demam di mana gejala tersebut juga terjadi pada penderita flu biasa.

Melansir dari Global News Kanada, spesialis penyakit menular di Rumah Sakit Mount Sinai Allison McGeer menyatakan: "Corona menyulitkan para profesional medis. Akan sulit untuk mendektesi kasus coronavirus ringan karena gejaanya sama dengan dengan flu biasa."

Menurut McGeer, setiap penyakit pernapasan memiliki gejala yang hampir sama, begitu juga dengan corona.

“Setiap penyakit pernapasan menimbulkan gejala yang sama, seperti ingusan, hidung tersumbat, batuk, kadang-kadang sakit tenggorokan, semua terjadi karena lapisan hidung dan tenggorokan terganggu," kata McGreer kepada Global News.

Meskipun sulit dibedakan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) menambahkan, bahwa orang dengan corona akan mengalami, flu, batuk, sesak nafas, sakit pada tubuh, dan kedinginan.

Dalam kasus yang lebih parah, virus dapat menyebabkan pneumonia, bronkitis, gagal ginjal, hingga kematian. Sayangnya Menurut Robert Koch Instite (RKI), pasien corona yang baru terinfeksi biasanya tidak akan menimbulkan gejala spesifik sampai dengan 14 hari berikutnnya.

RKI menyarankan, apabila ragu dengan gejala yang dimiliki maka segeralah datang ke dokter untuk diambil sampel dahaknya.

Langkah Meminimalisir Infeksi Corona

CDC merekomendasikan tindakan untuk membantu mencegah penyebaran virus corona, antara lain:

  • Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit, menyentuh mata, hidung, dan mulut.
  • Tutupi batuk atau bersin dengan tisu, lalu buang tisu ke tempat sampah.
  • Bersihkan dan desinfeksi benda dan permukaan yang sering disentuh menggunakan semprotan pembersih rumah biasa.
  • CDC tidak merekomendasikan memakai masker baik untuk melindungi diri dari penyakit pernapasan, termasuk COVID-19.
  • Masker harus digunakan oleh orang yang menunjukkan gejala COVID-19 untuk membantu mencegah penyebaran penyakit kepada orang lain.
  • Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik, terutama setelah pergi ke kamar mandi; sebelum makan; dan setelah meniup hidung, batuk, atau bersin.
  • Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan pembersih tangan berbasis alkohol dengan setidaknya 60% alkohol.

CDC menegaskan, bahwa vaksin untuk virus corona belum ditemukan sehingga pencegahan melalui rutinitas sehari-hari sangat diperlukan. (suaracom/mlo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: