Suspect Covid-19, Keluarga Tolak Pemakaman Secara Prokes
Medialampung.co.id - Warga Pekon Penggawalima Ulu, Kecamatan Karyapenggawa yang sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Alimudin Umar, Kabupaten Lampung Barat dengan gejala mengarah ke Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) meninggal dunia, Kamis (25/2).
Camat Karyapenggawa Cahyadi Muis., mengatakan berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak RSUD Alimuddin Umar, jenazah dinyatakan suspect Covid-19 setelah masuk ke RSUD Alimuddin Umar dengan gejala gagal napas, SPO2 60 dan penurunan kesadaran pada Rabu (24/2) petang.
“Hasil rontgen yang dilakukan mengarah pada pneumonia, selain itu hasil rapid antigen juga dinyatakan positif, karena itu yang bersangkutan masih suspect Covid-19 belum dinyatakan positif,” kata dia.
Dijelaskannya, karena yang bersangkutan dinyatakan suspect Covid-19 dan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas medis di RSUD Alimuddin Umar menyatakan bahwa penyakit yang diderita mengarah ke Covid-19 sehingga pemakaman dilakukan secara protokol kesehatan.
“Karena dinyatakan suspect maka pemakaman kita upayakan agar dilakukan secara protokol kesehatan, tapi ada penolakan dari keluarga sehingga keluarga tetap membuka peti dan mengeluarkan jenazah serta melakukan pemakaman tidak dengan protokol kesehatan,” jelasnya.
Selanjutnya, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan masyarakat, petugas kesehatan bersama Satgas Covid-19 Kecamatan Karyapenggawa langsung melakukan sterilisasi di rumah duka agar tidak ada pelayat yang datang.
“Karena dikhawatirkan terkonfirmasi positif, kita mengimbau warga agar tidak mendekati rumah duka, hal itu agar tidak terjadi penularan yang lebih luas ke masyarakat, jika nantinya yang bersangkutan positif Covid-19,” terangnya.
Selain itu, pihaknya telah minta petugas kesehatan agar segera melakukan tracing pada seluruh anggota keluarga dan masyarakat yang pernah melakukan kontak erat dengan yang bersangkutan terutama anggota keluarga yang memandikan dan mengkafani jenazah.
“Tracing itu dilakukan untuk mengetahui apakah ada penularan atau tidak, dengan begitu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 juga akan lebih mudah,” pungkasnya. (ygi/d1n/mlo)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




