Lamtim Ditetapkan Jadi Desa Devisa Lada Hitam

Lamtim Ditetapkan Jadi Desa Devisa Lada Hitam

Bupati Lamtim Hadiri Harvesting Legawi Festival-Foto protokol Lamtim-

Medialmapung.co.id - Lampung Timur boleh berbangga. Pasalnya, Kementerian Perindustrian berkolaborasi dengan lembaga pembiayaan ekspor Indonesia menetapkan Kabupaten Lampung Timur sebagai Desa Devisa Lada Hitam.

Penetapan tersebut berlangsung dalam acara Harvesting Lagawi Fest dalam rangka Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, di Pulau Tegal Mas, Kabupaten Pesawaran, Kamis (23/6) lalu.

Bupati Lampung Timur M. Dawam Rahardjo bersyukur atas penetapan tersebut.

"Semoga ini menjadi awal kebangkitan dan kejayaan lada hitam di Lampung Timur," jelas Dawam, Jumat (24/6).

Sebab lanjutnya, lada hitam sangat diminati di tingkat Nasional bahkan internasional dan dikenal sebagai Lampung Black Pepper.

"Dengan ditetapkannya Lampung Timur sebagai Kabupaten Devisa Lada Hitam tentunya menjadi nilai positif. Sebab, ini satu-satunya di Indonesia," lanjut Dawam didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamtim Verzanita Hasan.

Lebih lanjut dijelaskan, di Lamtim sedikitnya ada 500 petani lada hitam yang tersebar di 5 desa. Yaitu, Desa Sukadana Baru, Tanjung Harapan dan Surya Mataram Kecamatan Marga Tiga. 

Kemudian, Desa Catur Swako Kecamatan Bumi Agung dan Desa Putra Aji 2 Kecamatan Sukadana. Para petani dari 6 desa itu tergabung dalam Gapoktan Cahaya Baru.

Ditambahkan, menindaklanjuti penetapan sebagai Desa Devisa Lada Hitam. Maka, Pemkab Lamtim akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan penguatan manajemen serta kelembagaan. Kemudian, pendampingan teknis produksi dan sistem keamanan pangan serta pendampingan akses pasar.

Diketahui, puncak Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) berlangsung pada Kamis (23/6) di Tegal Mas, Pesawaran. 

Sejumlah Menteri hadir dalam kegiatan ini. Yaitu, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Hadir juga Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Gubernur Lampung Arinal Juanaidi dan para Bupati dan Walikota.

 

Pada acara Harvesting BBI Lagawi Fest ini ditetapkan lima IKM yang berhak ikut serta dalam BBI Award 2022. Salah satunya, IKM Lampung Ethnica dari Lamtim. (wid/mlo)

 

Sumber: