Penipuan Mengatasnamakan Peratin Memakan Korban

Penipuan Mengatasnamakan Peratin Memakan Korban

--

Medialampung.co.id - Hati-hati penipuan minta kirim pulsa atau transfer uang mengatasnamakan pejabat peratin kembali beredar. Dan telah memakan korban di Kabupaten Lampung Barat.

Baru-baru ini, Dede Anuar warga Pekon Puramekar, Kecamatan Gedungsurian harus merelakan uangnya sebanyak Rp800 ribu ditransfer ke nomor rekening orang yang tidak jelas.

Berdasarkan keterangan aparatur pekon setempat Helam Aziza mendampingi Peratin Anderi pada saat kejadian Dede sedang dalam perjalanan dari Pulau Jawa, tiba-tiba masuk nomor baru (whatsapp) mengatasnamakan peratin dengan foto profil wajah peratin.

"Dalam WA nya oknum mengatasnamakan itu minta uang Rp2,5 juta, karena sedang berada di luar pekon dan kehabisan uang. Karena merasa gak enak dan baru pertama kalinya peratin minta tolong maka di transfer uang sebanyak Rp500 ribu sesuai dengan yang ada. Setelah terkirim oknum masih minta tambah Rp300 ribu yang memaksa dia minta transfer dari rekening kawannya," kata dia 

Kejadian penipuan transfer pulsa dan uang ternyata bukan hanya terjadi mengatasnamakan Peratin Anderi, tapi juga terjadi pada Peratin Gedungsurian Boimin dan beberapa peratin lainnya.

Dikonfirmasi Boimin membenarkan perihal tersebut, karena itu pihaknya meminta masyarakat tidak tertipu akan modus itu. "Penipuan seperti ini pernah terjadi tahun kemarin. Semoga pelakunya dapat di bekuk oleh aparat penegak hukum," harapannya. 

Terpisah Kapolsek Sumberjaya Kompol Ery Hafri S.H, M.H., membenarkan sudah menerima informasi terkait menyebarnya whatsapp penipuan tersebut. Dan telah menginstruksikan bhabinkamtibmas menginformasikan modus itu kepada masyarakat seperti peratin, jajaran bahkan pihak lain seperti pemilik usaha. 

 

"Modus ini sudah lama dan bukan hanya di wilayah kita, karena itu diharapkan semua masyarakat untuk lebih cermat, dan aparat terus berupaya melacaknya walaupun sulit karena nomor yang masuk terus berganti harus dengan IT," tandasnya. (r1n/mlo)

 

Sumber: