Haji Pasca Pandemi Semua Serba Aplikasi

Haji Pasca Pandemi Semua Serba Aplikasi

--

HAJI merupakan momen akbar dan sakral yang hanya datang satu  tahun sekali, kedatangannya  senantiasa di nanti oleh Jutaan umat Islam di seantero jagat raya ini.

Titi mangsa perjalanan ibadah haji terus mengalami perubahan dan perkembangan dari tahun ke tahunnya. 

Pada tahun 2018 Calon jamaah haji dikenalkan dengan aplikasi Haji pintar, aplikasi memberikan kemudahan untuk mendapatkan informasi tentang banyak hal, dalam aplikasi yang dirilis pada Minggu (15/7) lalu tersebut terdapat 10 fitur utama yang disediakan guna memudahkan jemaah dalam mengakses informasi seputar pelaksanaan ibadah Haji, diantaranya, mempermudah para calon jamaah mendaftarkan diri secara online, melihat waktu dan tahun keberangkatannya.

Pada tahun 2022 ini jamaah Calon haji juga dikenalkan dengan  aplikasi Tawakkalna yang berfungsi untuk melakukan janji temu yang aman dari infeksi Covid-19, layanan vaksin, layanan pendidikan, layanan haji dan umrah, hingga layanan dompet digital atau e-wallet.

Aplikasi Tawakkalna, merupakan aplikasi resmi dan legal yang dikeluarkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Para Petugas Haji termasuk Petugas haji Daerah saat akan mengikuti rekrutmen TPHD saat mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi juga harus melalui Link yang sangat mirip dengan aplikasi My-SAPK bagi para PNS/ASN.

Pada saat Mengikuti tes, para calon Petugas haji bisa mengakses Soal, Simulasi dan pelaksanaannya juga melalui Aplikasi PETUGAS.

Ketika berada di Madinah  tempat shalat dan berdo'a yang menjadi favorit para jama'ah adalah Roudhoh. Saat akan Masuk Roudhohpun jamaah dihadapkan dengan Aplikasi Aplikasikan اعتمرنا (I'tamarna).

I'tamarna merupakan aplikasi yang jika jama'ah telah mendownloadnya dan mengisi aplikasi tersebut dengan identitas diri ditambah dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) kemudian memasukkan no Visa,  Maka di saat ingin beribadah di dalamnya jama'ah cukup dengan memperlihatkan aplikasi tersebut. 

Selain pakai aplikasi I'tamarna Terkadang Dengan memperlihatkan Sertifikat Vaksin Internasional yang ada di aplikasi Peduli Lindungi juga diizinkan untuk masuk Roudhoh. Ada kalanya Cukup dengan membawa dan memperlihatkan data manifes Pesawat juga diperbolehkan untuk masuk Roudhoh.

Disaat semua JCH harus berhadapan dengan sekian banyak Aplikasi, di situlah peran para Petugas haji harus Turun tangan Melayani, membantu, Menjelaskan,  mendownloadkannya.

Bagi para Jama'ah yang memang sudah Akrab dengan aplikasi dan Medsos memang tidaklah mengalami kesulitan, namun bagi para JCH yang lain Aplikasi merupakan sesuatu yang ribet, njelimet bikin mumet.

Pengalaman berbeda dialami oleh Bapak Jamhuri JCH dari Batubrak Lampung Barat, beliau menuturkan suatu malam saat ingin beribadah di Roudhoh, Jama'ah yang lain sudah di perbolehkan masuk, sementara beliau belum diperbolehkan dengan alasan yang kurang bisa dipahami karena para Askar menjelaskan dengan bahasa Arab, secara reflek dia mengacungkan tangan nya dan menyebutkan Kalimat Indonesia.... Indonesia.... Indonesia, Jokowi.... Jokowi... Jokowi....., 

 

Ternyata kata-kata itu ditanggapi oleh Askar dan diperbolehkan masuk Roudhoh. (*)

 

Sumber: