Hinaan Ini yang Buat Selamet Tega Menghabisi Nyawa Istrinya

Hinaan Ini yang Buat Selamet Tega Menghabisi Nyawa Istrinya

Tim Basarnas, TNI AL, dan Sat Polairud Polres Tulang Bawang mengevakuasi korban dari Way Tulangbawang. Foto Humas Polres Tulang Bawang----

Medialampung.co.id - Terungkap sudah alasan Selamet Santoso (35), warga Kampung Gedung Baru, Kecamatan Gedungmeneng, tega menghabisi nyawa istrinya Listani (22).

 

Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Wido Dwi Arifiya Zein menjelaskan, pelaku tega menghabisi nyawa istrinya karena kerap menghina ibunya dengan nada tendensius.

 

Sang istri, Listani, menurut pelaku sering menghina ibunya dengan kata cerewet karena sering mengurusi urusan rumah tangga pasangan muda tersebut.

 

"Iya, menurut keterangan pelaku karena ibunya sering dibilang cerewet oleh korban," kata AKP Wido, Kamis (16/6).

 

Dilanjutkannya, dalam perkara tersebut polisi menyita beberapa barang bukti seperti: satu bilah senjata tajam jenis pisau dapur, satu bilah senjata tajam jenis arit, satu unit sepeda motor tanpa plat dan tanpa bodi, celana dalam wanita warna krem, celana legging wanita warna hijau, bra warna biru tua, dan pakaian wanita warna merah muda.

 

Diketahui, pelaku yang sehari-hari berprofesi sebagai petani tersebut juga baru sekitar 9 bulan menikahi korban. Keduanya melangsungkan pernikahan pada September tahun 2021.

 

Peristiwa pembunuhan tersebut terungkap berawal dari penemuan sesosok mayat anonim di Sungai Tulang Bawang pada Selasa (14/6), sekira pukul 20.00 WIB oleh Tim Basarnas, TNI AL, dan Sat Polairud setempat.

 

Berdasarkan hasil visum, mayat tersebut merupakan korban pembunuhan karena terdapat dua luka tusuk senjata tajam (sajam) di bagian perut dan dada.

 

Mayat anonim tersebut akhirnya terungkap setelah bapak kandung korban bernama Kasim (43), warga Tiyuh Setia Bumi, Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, melihat kondisi mayat.

 

Orangtuanya tersebut menyadari jika mayat anonim itu merupakan anak perempuannya dari bekas luka bakar akibat terkena knalpot sepeda motor pada kaki sebelah kanan, bentuk wajah, dan pakaian korban.

 

Pada Rabu (15/6) sekira pukul 16.00 WIB pelaku yang merupakan suami korban berhasil ditangkap saat akan melarikan diri di Kampung Bumi Ratu, Kecamatan Rawajitu Selatan, Tulang Bawang. (nal/mlo)

Sumber: