Dua Bulan Terakhir, 8 Warga Mesuji Positif Terkena DBD

Dua Bulan Terakhir, 8 Warga Mesuji Positif Terkena DBD

Medialampung.co.id – Sejak Januari hingga minggu pertama Februari 2020 sedikitnya terdapat delapan orang penderita demam berdarah dengue (DBD). Itu berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mesuji.

“Iya, sudah ada delapan warga menderita DBD di Kabupaten Mesuji ini,” ujar Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji, Hermunanta.

Menurutnya, ada beberapa desa masuk zona endemis DBD, seperti Desa Sidomulyo Kecamatan Mesuji dan Simpangpematang Kecamatan Wayserdang. Menurutnya, DBD biasanya muncul awal musim hujan. Untuk itu, masyarakat harus mewaspadai terhadap ancaman penyakit tersebut, jika lambat ditangani akan berakibat fatal.

“Dalam mengantisipasi ancaman tersebut Dinkes Mesuji sudah memberikan sosialisasi dan mengarahkan kepada seluruh puskesmas untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Mesuji tentang bahaya penyakit tersebut dengan begitu masyarakat dapat lebih waspada dalam melakukan pencegahan dini,” ujarnya.

Selain itu memberikan sosialisasi terhadap potensi–potensi munculnya DBD dalam melakukan pencegahan penyakit yang bisa mengacam kesehatan masyarakat.

”Memang biasanya siklus penyakit DBD muncul pada awal musim hujan dan puskesmas di Mesuji juga sudah memberikan sosialisasi kepada masyarakat bagaimana mengantisipasinya, paling tidak masyarakat harus mengetahui cara mengatasinya,” ungkapnya.

Setidaknya masyarakat mengetahui cara mengantisipasi sumber penyakit tersebut yakni menerapkan 3M (Menutup mengubur dan menguras) sebab wadah air merupakan tempat yang menjadi sarang nyamuk untuk berkembang biak.

Selain itu masyarakat juga menutup bak air sangat penting agar nyamuk tidak bersarang di dalamnya sebab jika dibiarkan terbuka akan mempermudah nyamuk bersarang di tempat tersebut dan kalau ada benda benda bekas juga harus di kubur.

“Sebab jika diletakkan di sembarang tempat juga akan menjadi tempat berkumpulnya nyamuk dan menguras kamar mandi sebab air bersih juga belum tentu terbebas dari sarang nyamuk untuk itu dia menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan dan menerapkan 3M,” imbuhnya. (rnn/mlo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: