Dihempas Gelombang Tinggi, Talud Penahan Abrasi Jebol Hingga Ancam Rumah Warga
Medialampung.co.id - Satu rumah milik Soni Sisnur, warga Lingkungan Pasar Mulya Barat, Kelurahan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) terancam akibat abrasi pantai.
Bahkan, pada Minggu (5/12) malam kemarin, talud penahan abrasi di wilayah itu jebol hingga menyebabkan kerusakan pada bagian rumah warga setempat.
Menurut Soni Sisnur, kejadian gelombang laut yang cukup tinggi ini bermula sejak tiga hari lalu atau sejak Jumat (3/12), dan sekitar pukul 20.00 WIB pada Minggu (5/12) talud penahan abrasi pantai tepat dibelakang rumah miliknya itu jebol dengan panjang sekitar 20 meter lebih. Pihaknya berharap kondisi tersebut segera ada penanganan dari Pemkab setempat.
"Selain menyebabkan talud penahan abrasi itu jebol, tingginya gelombang laut itu pun menghempas bagian dapur dan kamar mandi rumah hingga habis terseret," kata dia.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Pesbar, Piddinuri, yang juga didampingi anggota DPRD setempat, serta perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) Pesbar, saat mengunjungi lokasi rumah warga yang terdampak abrasi, pada Senin (6/12), mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), maupun pihak terkait lainnya agar kondisi abrasi ini bisa ada penanggulangan sementara, karena ini sudah mengancam pemukiman warga.
"Sementara ini harus ada penanggulangan, sehingga kedepan kondisi abrasi tersebut diharapkan bisa ditangani dengan serius oleh Pemkab setempat seperti pembangunan kembali tanggul penahan abrasi itu maupun penanganan lainnya," jelasnya.
Terpisah, Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Kurdi, mendampingi kepala BPBD Pesbar Syaifullah, mengatakan bahwa sejak beberapa hari terakhir ini kondisi gelombang laut di perairan Pesbar memang cukup ekstrim, sehingga menjadi kekhawatiran masyarakat terutama yang tinggal dekat dengan pinggiran pantai.
"Sejauh ini baru ada dua laporan terkait dampak abrasi pantai yakni di Kecamatan Pesisir Utara dan di wilayah Kuala Stabas, Kecamatan Pesisir Tengah yang saat ini kami tinjau. Dari hasil peninjauan ini kita akan koordinasikan terlebih dahulu dengan pimpinan untuk langkah tindak lanjutnya," pungkasnya.(yan/mlo)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



