40 WBP Rutan Krui Ikuti Asesmen Penempatan Kebutuhan
Medialampung.co.id - Sebanyak 40 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) khususnya narapidana (Napi) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Krui, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), mengikuti asesmen penempatan kebutuhan yang dilaksanakan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Pringsewu, di aula Rutan Krui, Senin (24/1).
Kepala Rutan Kelas IIB Krui, M.Hendra Ibmansyah, S.H, M.H., melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan, Dadang Adi Patianum, S.H., mengatakan, asesmen terhadap WBP itu merupakan salah satu program Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (Kemenkum-HAM), yang telah berlangsung setiap tahun, dan sebagai salah satu revitalisasi WBP Rutan Krui.
“Ada 40 WBP dari berbagai kasus yang mengikuti asesmen ini belum bisa dipastikan. Apakah nanti mereka (WBP-red) itu lulus asesmen semua atau tidak,” katanya.
Sebab lanjutnya, yang melakukan asesmen itu dari Bapas Pringsewu. Sehingga semua keputusan sesuai dengan hasil penilaian asesmen dari Bapas Pringsewu. Bagi WBP yang lulus asesmen akan dipindahkan sesuai dengan penempatannya yang mengacu pada bakat potensi yang dimiliki WBP itu sendiri. Misalnya, memiliki potensi dibidang kerajinan tangan, industri atau lainnya. Bisa saja dipindahkan ke Lapas Kota Agung, atau yang ada di Bandar Lampung, sesuai dengan potensi yang dimiliki WBP itu sendiri.
“Karena dari 40 WBP yang mengikuti asesmen penempatan kebutuhan itu memiliki potensi yang berbeda-beda, dan kemungkinan tidak semuanya lulus,” jelasnya.
Tapi, dirinya berharap semuanya bisa lulus. Terlebih, kegiatan asesmen penempatan kebutuhan itu dilaksanakan secara serentak di seluruh UPT Pemasyarakatan se-Lampung, termasuk di Rutan Kelas IIB Krui. Untuk itu, dengan adanya asesmen terhadap WBP itu akan berdampak positif bagi WBP itu sendiri, karena dalam asesmen ini akan diketahui semua bakat dan kemampuan seluruh WBP tersebut.
“Seluruh WBP yang mengikuti asesmen penempatan kebutuhan ini merupakan WBP yang sudah dinyatakan putus di Pengadilan. Kita berharap program asesmen ini bisa terus dilaksanakan karena akan sangat berdampak terhadap WBP,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
