Disdikbud Lampung Lantik 98 Kepala Sekolah, 18 Jabatan Masih Menunggu Aturan BKN

Disdikbud Lampung Lantik 98 Kepala Sekolah, 18 Jabatan Masih Menunggu Aturan BKN

Disdikbud Lampung melantik 98 kepala sekolah SMA, SMK dan SLB Negeri--

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 98 kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB Negeri di Provinsi Lampung resmi dilantik oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung, Jumat (11/9/2026) sore.

Pelantikan digelar di Aula Disdikbud Lampung sebagai bagian dari upaya mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah di sejumlah satuan pendidikan di Provinsi Lampung.

Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah jabatan kepala sekolah yang belum terisi. Dari total 116 jabatan yang kosong, baru 98 jabatan yang dapat diisi melalui pelantikan kali ini.

“Yang belum dilantik ini karena peraturan teknis dari BKN-nya belum turun sehingga belum ikut dilantik pada hari ini,” ujar Thomas.

BACA JUGA:Tim SAR Sisir Pesisir Sebesi-Umang, 8 Orang Menuju Anak Krakatau Belum Ditemukan

Dengan demikian, masih ada 18 jabatan kepala sekolah yang belum dilantik dan akan menunggu terbitnya aturan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Thomas menegaskan bahwa pengisian jabatan kepala sekolah tidak hanya mempertimbangkan kelengkapan administrasi. Sosok yang dipercaya memimpin sekolah juga harus mempunyai kemampuan untuk membawa perubahan dan meningkatkan kualitas satuan pendidikan.

Menurutnya, kepala sekolah harus memiliki visi yang jelas agar mampu menentukan arah pengembangan sekolah yang dipimpinnya. Selain itu, persyaratan kepangkatan dan pengalaman kerja juga menjadi bagian dari kriteria yang harus dipenuhi.

“Kriteria yang kita inginkan pertama, dia harus punya visi yang kuat. Kemudian syarat kepangkatannya harus terpenuhi dan pengalaman kerjanya juga memenuhi syarat,” jelasnya.

BACA JUGA:Hari Pertama Menjabat, Kapolresta Eko Bagus Riyadi Temui Wali Kota Eva Dwiana

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan berinovasi. Kepala sekolah, kata Thomas, harus mampu menciptakan gagasan dan terobosan baru agar sekolah yang dipimpinnya dapat berkembang lebih baik.

“Kalau dia tidak punya inovasi dan visi yang kuat, bagaimana sekolah itu bisa menjadi lebih baik,” tegas Thomas.

Pelantikan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi para kepala sekolah yang mendapat amanah baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masing-masing satuan pendidikan.

Para kepala sekolah diharapkan mampu membangun lingkungan belajar yang lebih baik, mendorong inovasi guru, meningkatkan prestasi peserta didik, serta mengembangkan potensi sekolah sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: