Jaga Ketersediaan Pasokan, 10 Ton Gabah Hendak Dibawa ke Jawa Barat Diarahkan Kembali ke Daerah Asal
Satgas pantau pelabuhan Bakauheni Jaga pasokan gabah keluar Lampung--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperkuat pengawasan terhadap pergerakan komoditas gabah sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas pangan di wilayah Lampung.
Pemantauan tersebut dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Lampung bersama Satgas Pangan TNI di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin 24 Agustus 2026.
Dalam kegiatan itu, petugas menemukan satu unit truk sedang yang mengangkut sekitar 10 ton gabah.
Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, muatan tersebut rencananya akan dibawa menuju wilayah Jawa Barat.
BACA JUGA:Presiden Titip Lampung ke Mirza, Penanganan Karhutla Way Kambas Diminta Maksimal
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan berkoordinasi dengan pengemudi untuk memastikan dokumen serta tujuan pengangkutan gabah.
Dari hasil koordinasi, diketahui pemilik barang tidak turut dalam perjalanan tersebut.
Sebagai langkah penanganan, petugas mengarahkan kendaraan beserta muatan gabah menuju gudang terdekat.
Setelah dilakukan koordinasi lebih lanjut, truk dan muatannya kemudian diarahkan kembali ke daerah asal.
BACA JUGA:116 ASN Bandar Lampung Terima SK Purnabakti, 57 di Antaranya Guru
Plt. Kepala Satpol PP Provinsi Lampung, M. Firsada, mengatakan pemantauan tersebut merupakan langkah preventif pemerintah daerah untuk memastikan pergerakan komoditas pangan tetap terpantau.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, khususnya gabah. Kami mengedepankan koordinasi dan pendekatan yang humanis dalam setiap pelaksanaan di lapangan,” ujar Firsada.
Menurut Firsada, pengawasan terhadap mobilitas komoditas pangan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur agar distribusi dapat berlangsung secara tertib dan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.
Ia menambahkan, Satpol PP Lampung bersama unsur TNI akan terus melakukan pemantauan secara terukur dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

