Temui Massa Aksi PMII, Wagub Jihan Pastikan Aspirasi Mahasiswa Diteruskan ke Presiden

Temui Massa Aksi PMII, Wagub Jihan Pastikan Aspirasi Mahasiswa Diteruskan ke Presiden

Duduk Bersama Mahasiswa, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela Tegaskan Aspirasi PMII Tak Berhenti di Pemprov Lampung--

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Aksi unjuk rasa yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung di depan Kantor Gubernur Lampung, Senin 29 Juni 2026 sempat diwarnai aksi saling dorong antara massa dan aparat keamanan sebelum akhirnya berujung pada dialog terbuka.

Situasi mulai mencair setelah Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, turun langsung menemui para demonstran.

Kehadirannya disambut positif oleh massa yang sebelumnya menolak berdialog dengan perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung.

Sebelum Jihan datang, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga anggota DPRD Provinsi Lampung telah berada di lokasi.

BACA JUGA:Tarif Tol Lampung Dikeluhkan, Influencer hingga Mahasiswa Bersuara Keras

Namun, mahasiswa tetap bersikeras meminta pimpinan daerah hadir secara langsung untuk menerima aspirasi mereka.

Di tengah aksi, Jihan memilih duduk bersama mahasiswa di atas aspal dengan beralaskan sepatu yang dikenakannya.

Ia mendengarkan secara langsung berbagai tuntutan yang disampaikan oleh PMII.

Dalam dialog tersebut, Jihan mengapresiasi jalannya aksi yang berlangsung tertib serta menghormati hak mahasiswa dalam menyampaikan pendapat.

BACA JUGA:HUT ke-344 Bandar Lampung Hadirkan Kebahagiaan, Warga Bawa Pulang Hadiah Rumah

"Atas nama pemerintah, kami mengapresiasi teman-teman yang sedang melakukan suatu pergerakan yang luar biasa. Aspirasi sudah disampaikan dengan baik melalui surat dan hari ini disampaikan langsung kepada kami," ujarnya.

Jihan mengaku telah mempelajari sejumlah tuntutan yang dibawa PMII, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), hingga berbagai persoalan lain yang menjadi perhatian mahasiswa.

Meski demikian, ia menjelaskan sebagian besar isu yang disampaikan merupakan kewenangan Pemerintah Pusat sehingga Pemerintah Provinsi Lampung tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan secara langsung.

Namun demikian, Jihan memastikan seluruh aspirasi mahasiswa tidak akan berhenti di tingkat pemerintah daerah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait