Peternak Harus Paham Soal Kesehatan Reproduksi Sapi Betina
Medialampung.co.id - Perawatan organ reproduksi pada sapi betina terkadang masih belum disadari oleh peternak tradisional. Padahal bila terus berlangsung merugikan Peternak itu sendiri.
"Sebenarnya gangguan reproduksi ini merugikan peternak, tapi peternak tidak menyadarinya," terang Fungsional medik veteriner drh. Suhartiah mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pringsewu Siti Litawati, SP.
Menurutnya edukasi terkait hal ini perlu terus dilakukan. "Peningkatan kesadaran adanya gangguan reproduksi pada sapi betina perlu terus dilakukan," tambahnya.
Saat pemeriksaan hewan ternak di pekon Kediri kecamatan Gadingrejo ditemukan adanya sapi yang mengalami gangguan reproduksi.
"Dari 40 Sapi yang di lakukan pemeriksaan kesehatan ada Tiga yang mengalami gangguan reproduksi,” jelasnya.
Dikatakan drh. Suhartiah dan Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan drh. Budi Pramono, berdasar pemeriksaan secara fisik Sapi Sapi tersebut rata rata sehat fisik. Artinya tidak menunjukkan gejala sakit.
"Fungsi pemeriksaan ini tindakan preventif/ pencegahan agar tidak sakit. Selain gangguan reproduksi juga ditemukan Dua ekor Sapi menunjukkan gejala cacingan," jelasnya.
Untuk itu perlunya peningkatan kesadaran peternak akan pentingnya pemberian obat cacing. Artinya tidak menunggu ternaknya cacingan baru diobati.
Kemudian juga dikatakan drh Suhartiah pihaknya juga berupaya meningkatkan kesadaran pentingnya pemberian vitamin untuk meningkatkan imunitas ternak di musim hujan seperti sekarang ini.(sag/mlo)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




