Harga GKP di Pesbar Masih Tidak Stabil, Dewan Minta Ada Solusi

Harga GKP di Pesbar Masih Tidak Stabil, Dewan Minta Ada Solusi

Medialampung.co.id - Kondisi harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) setiap tahun masih tidak stabil. 

Bahkan, kerap mengalami penurunan, sehingga sangat berdampak terhadap petani di Kabupaten setempat.

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Gunawan, S.P., mendampingi Plt.Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPP) Pesbar, Unzir, S.P., mengatakan, musim panen ini harga jual GKP di Pesbar rata-rata mengalami penurunan dari masa panen sebelumnya.

“Harga jual GKP musim panen ini menurun, seperti di Kecamatan Pesisir Tengah, Krui Selatan, Pesisir Selatan, dan Ngambur kini hanya Rp4.000/kilogram,” katanya, Selasa (8/3).

Dijelaskannya, rata-rata harga jual GKP itu mengalami penurunan sebesar Rp200-300/kg dari masa panen sebelumnya sebesar Rp4.200-4.300/kg. Dinas KPP Pesbar tetap berharap kondisi harga jual GKP tetap stabil terutama saat memasuki musim panen padi.

“Karena rata-rata saat memasuki musim panen padi, harga jual GKP kerap mengalami penurunan, ini disebabkan oleh beberapa faktor. Sehingga kondisi harga jual GKP tidak stabil,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Pesbar, Fadli Ahmadi, A.Md., mengatakan, kondisi harga jual GKP di Kabupaten setempat yang kerap tidak stabil, bahkan anjlok itu harus menjadi perhatian bersama. Karena harga jual GKP yang bagus (tinggi) di tingkat petani dan pemasarannya sudah pasti menjadi harapan petani di Negeri Para Saibatin dan Para Ulama itu.

“Untuk itu, kita minta agar persoalan harga jual GKP padi petani di Pesbar ini segera dicarikan solusinya,” kata dia.

Ditambahkannya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dilingkungan Pemkab setempat harus benar-benar memperhatikan persoalan itu. 

Sehingga ada jaminan harga GKP dari Pemkab setempat. Jika sudah ada jaminan harga yang bagus, akan menjadi salah satu pemicu bagi petani untuk terus meningkatkan hasil produksinya.

“Artinya, Pemkab Pesbar bukan hanya berbicara peningkatan produksinya saja, tapi yang harus diperhatikan juga terkait pemasaran dan harga jual GKP itu sendiri,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: