Pekon Way Sindi Sasaran Pembentukan Kampung Tapis
Medialampung.co.id - Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), melaksanakan identifikasi kampung tapis di Pekon Waysindi, Kecamatan Karyapenggawa, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), Senin (6/12).
Hadir dalam kesempatan itu, Kadis Perindag Lampung Elvira Umihanni, S.P, M.T., Kadiskoperindag Pesbar, Herizan, S.E., Sekcam Karyapenggawa Syahrullah., Peratin Waysindi Imronsyah., dan para pengrajin tapis Pekon Waysindi.
Dalam kesempatan itu, Kadis Koperindag Pesbar Herizan, S.E., mengatakan, pemerintah Provinsi Lampung berencana akan membentuk desa wisata kampung tapis, salah satu calon lokasinya berada di Pekon Waysindi, Kecamatan Karyapenggawa.
“Dengan adanya desa wisata kampung tapis itu, kedepan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pengrajin tapis dan masyarakat di Pekon Way Sindi,” kata dia.
Dijelaskannya, dengan dibentuknya desa wisata kampung tapis tersebut nantinya, maka akan menjadi salah satu destinasi wisata untuk mengenalkan produk tapis kepada wisatawan yang datang ke kabupaten ini.
“Dengan pembentukan kampung tapis itu, diharapkan kedepannya ada kreasi yang bisa dilakukan dalam pemanfaatan kain tapis itu, sehingga tidak hanya digunakan saat pesta pernikahan saja, melainkan bisa digunakan dalam kegiatan sehari-hari,” jelasnya.
Sementara itu, Kadisperindag Lampung Elvira Umihanni, mengaku pemprov Lampung ingin membina kampung tapis yang ada di sejumlah kabupaten, tapi tidak semua akan dibina melainkan hanya akan diambil beberapa.
“Kita akan menentukan daerah mana yang akan dijadikan kampung tapis itu, karena itu kita melakukan identifikasi di Kabupaten Pesbar ini, setelah melaksanakan kegiatan serupa di Kabupaten Pringsewu,” ungkapnya.
Dikatakannya, dalam menentukan daerah sasaran terdapat sejumlah kriteria yang akan menjadi tolak ukur untuk menentukan desa wisata kampung tapis itu, karena tujuan utama kegiatan itu adalah melestarikan kain tapis.
“Sekarang sebagian besar pengrajin tapis merupakan ibu-ibu, kedepan kita upayakan agar turun ke generasi selanjutnya dengan menyasar anak-anak muda sehingga tidak punah, karena kain tapis ini merupakan kebanggaan kita bersama,” pungkasnya. (ygi/d1n/mlo)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




