Puluhan Hektare Tanaman Padi Terserang Kresek
Medialampung.co.id - Puluhan hektare tanaman padi warga di Pekon Mandiri Sejati Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), terserang penyakit kresek. Jika tidak segera ditanggulangi akan berdampak pada hasil produksi padi di wilayah itu.
Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKP) Kabupaten Pesbar, Unzir, S.P., melalui Staf Tanaman Pangan dan Hortikultura, Gunawan, S.P., mengatakan, sebagian besar tanaman padi di wilayah Pekon Mandiri Sejati terserang penyakit kresek yang disebabkan oleh bakteri.
“Salah satu faktor yang mempengaruhi penyakit itu yakni faktor cuaca dan pemupukan tanaman padi yang tidak seimbang,” katanya, Senin (18/1).
Dijelaskannya, berdasarkan pengecekan di lapangan terdapat sekitar dua hektare tanaman padi yang mengalami rusak berat dan 20 hektare tanaman padi mengalami rusak sedang. Sehingga total mencapai 22 hektare tanaman padi yang terserang penyakit kresek. DKP Pesbar telah minta kelompok tani dan penyuluh segera mengusulkan untuk insektisida bakteri ke DKP setempat.
“Kita sudah mengimbau agar kelompok tani maupun pihak terkait lainnya segera mengusulkan bantuan insektisida bakteri, sehingga bisa segera dilakukan penyemprotan pada tanaman padi yang terserang penyakit kresek itu,” jelasnya.
Ditambahkannya, jika tidak segera ditanggulangi dikhawatirkan berdampak pada tanaman padi lainnya disekitar tanaman padi yang terserang penyakit kresek itu, karena penyakit itu menular pada tanaman lain. Bahkan, tanaman padi yang terserang kresek itu bisa terancam gagal panen.
“Kondisi ini harus benar-benar menjadi perhatian bersama, terutama petani di wilayah disitu. Kita berharap segera menyampaikan usulan agar kita bisa menyalurkan insektisida bakteri untuk penyemprotan tanaman padi itu,” katanya.
Diakuinya, untuk sementara belum ada informasi tanaman padi yang gagal panen akibat terserang penyakit kresek itu, tapi hasil produksi tanaman padi tersebut jelas sangat berpengaruh dan mengalami penurunan.
“Mudah-mudahan bisa segera ditanggulangi, sehingga tidak merambat ke tanaman padi lain di wilayah itu,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
