Diskopdag Pesbar Usulkan Pembangunan Pasar Tradisional di Tanjungrejo

Diskopdag Pesbar Usulkan Pembangunan Pasar Tradisional di Tanjungrejo

Medialampung.co.id - Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskopdag) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), terus berupaya mengusulkan pembangunan pasar tradisional di Pasar Wayheni, Pekon Tanjungrejo, Kecamatan Bangkunat.

Kabid Perdagangan, Suparmi, S.Ip, M.M., mendampingi Plt.Kadiskopdag setempat, Abdul Halim, S.H., mengatakan, masyarakat dan aparatur Pekon Tanjungrejo di Kecamatan Bangkunat cukup antusias agar diwilayah itu memiliki pasar tradisional. 

Bahkan, hari ini (28/3), Pemerintahan Pekon bersama masyarakat setempat telah gotong royong membangun kios-kios pedagang.

“Kita memantau langsung ke lokasi gotong royong untuk rencana pasar tradisonal di Pekon Tanjungrejo itu, dan memang masyarakat,aparatur Pekon serta pihak terkait lainnya cukup antusias dengan adanya pasar tradisional itu,” katanya, Senin (28/3).

Diakuinya, usulan pembangunan pasar tradisional di atas lahan sekitar satu hektar di Pekon Tanjungrejo itu sudah lama, tapi sebelum dibangun pasar permanen, terlebih dahulu harus ada aktivitas pasar di wilayah itu sebagai salah satu syarat kelengkapan untuk proposal pengajuan pembangunan pasar. 

Sehingga kedepan Pemkab Pesbar bisa mengusulkan ke Pemerintah Pusat untuk dibangun pasar permanen di Pekon setempat.

“Adanya pasar tradisional yang dimotori oleh Peratin setempat itu kedepan diharapkan bisa berfungsi maksimal. Meski rencananya akan menjadi pasar pekan atau beroperasi satu pekan sekali, tapi harus benar-benar berjalan dengan baik,” jelasnya.

Ditambahkannya, lokasi kios pedagang yang dibangun seadanya secara gotong royong oleh masyarakat setempat itu sifatnya masih sementara, dan rencananya mulai difungsikan Sabtu (2/4) mendatang. 

Kedepan diharapkan  pedagang yang masuk ke pasar tradisional di Pekon Tanjungrejo itu secara bertahap bisa meningkat, begitu juga dengan pembelinya diharapkan bisa meningkat.

“Jumlah pedagang yang banyak dan pembeli meningkat pasti akan berdampak pada kemajuan pasar tradisional itu, dan secara tidak langsung akan berimbas baik pada perekonomian Pekon itu,” pungkasnya.(yan/d1n/ml)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: