18 Rumah Nelayan Terdampak Angin Kencang
Medialampung.co.id - Sedikitnya 18 rumah di Perumahan Nelayan, Kelurahan Pasar Kota Krui Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) terdampak angin kencang yang terjadi sejak Jumat (3/12) lalu hingga Senin (6/12).
Lurah Pasar Kota Krui, Sartono, mengatakan, kondisi angin kencang yang terjadi sejak berapa hari terakhir hingga kini, berdampak terhadap pemukiman warga, terutama yang berada tidak jauh dari pinggiran pantai. Seperti di perumahan nelayan di wilayah setempat.
“Akibat Angin kencang itu sedikitnya ada 18 rumah di perumahan nelayan ini yang terdampak, terutama kerusakan pada bagian atap,” katanya.
Menurut dia, meski kondisi kerusakannya ringan, tapi itu sangat berdampak terhadap nelayan yang menempati perumahan itu. Mengingat untuk melakukan perbaikan pun cukup sulit, terlebih dengan kondisi cuaca ekstrim saat ini juga menjadi salah satu kendala nelayan untuk melaut mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kita berharap perumahan nelayan yang terdampak akibat angin kencang itu bisa segera mendapat perhatian dari Pemkab setempat melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” jelasnya.
Masih kata dia, kondisi cuaca ekstrim di perairan Pesbar terutama di wilayah perumahan nelayan ini juga sempat menyebabkan kondisi air laut meluap hingga ke halaman perumahan nelayan tersebut, yang memang di wilayah itu tidak memiliki tanggul penahan abrasi. Untuk itu, pihaknya juga tetap mengimbau nelayan di Kelurahan Pasar Kota Krui agar sementara ini tidak melaut.
“Kondisi cuaca masih cukup ekstrim, kita berharap sementara ini agar nelayan tidak melaut. Selain itu juga diharapkan perumahan nelayan yang terdampak itu bisa mendapat perhatian Pemkab Pesbar,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, dr. Edwin Maas., mendampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pesbar, Agus Triyadi, S.Ip, M.M., mengatakan, Dinsos setempat juga sudah mendapat informasi mengenai adanya kerusakan di beberapa perumahan nelayan di Kelurahan Pasar Kota Krui tersebut akibat angin kencang yang terjadi sejak beberapa hari terakhir hingga saat ini. Bahkan, sedikitnya ada 18 rumah nelayan yang bagian atapnya rusak akibat diterjang angin kencang.
“Kita masih melakukan pendataan terhadap rumah nelayan, karena sebagian besar mengalami kerusakan pada bagian atap rumah. Setelah dilakukan pendataan mudah-mudahan secepatnya Dinsos akan menyerahkan bantuan terhadap nelayan yang terdampak itu,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesbar, Syaifullah, S.Pi., mengatakan saat ini pihaknya juga masih menunggu laporan dari petugas, dan rencananya juga akan dilakukan pengecekan. “Kita masih menunggu laporan, nanti kita juga akan lakukan pengecekan ke perumahan nelayan tersebut,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




