Energy AdSport Challenge PGTC 2026 Jadi Wadah Mahasiswa Kreatif dan Berprestasi Non Akademis
Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 menghadirkan inovasi baru melalui Energy AdSport Challenge, kompetisi yang mempertandingan semangat kreativitas, dan kolaborasi, sekaligus memberikan wadah pengembangan soft skill di luar jalur akademis. Energy AdSport--
MEDIALAMPUNG.CO.ID — Semangat kompetisi, kreativitas, dan kolaborasi mewarnai gelaran Energy AdSport Challenge 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian program Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026. Berlangsung di Bandung sejak 19 Mei 2026, ajang regional ini hadir sebagai inovasi baru yang membuka ruang lebih luas bagi mahasiswa berprestasi di jalur non-akademis.
Tidak sekadar menjadi kompetisi biasa, Energy AdSport Challenge menjelma sebagai panggung ekspresi generasi muda dalam mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, hingga sportivitas. Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat dan Jabodetabek turut ambil bagian dalam kompetisi yang memadukan olahraga dan kreativitas tersebut.
Melalui kategori Mini Soccer dan 3x3 Basketball, peserta ditantang membangun mental kompetitif yang sehat sekaligus memperkuat kerja sama tim. Di sisi lain, Advertising Competition dan Band Competition menjadi ruang kreatif bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan mengenai energi masa depan dengan pendekatan yang segar dan relevan bagi generasi muda.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa Energy AdSport Challenge merupakan bentuk terobosan baru PGTC 2026 dalam mendukung pengembangan talenta mahasiswa di luar ruang kelas konvensional.
“Tahun ini, PGTC melakukan terobosan dengan menghadirkan Energy AdSport Challenge. Kami ingin menegaskan bahwa prestasi mahasiswa tidak hanya lahir di dalam laboratorium atau ruang kuliah,” ujarnya.
Menurut Baron, kompetisi tersebut dirancang untuk memberikan panggung bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan dalam kerja sama tim, komunikasi kreatif, hingga kepemimpinan di lapangan. “Ini adalah investasi nyata Pertamina dalam membentuk future leaders yang adaptif,” tambahnya.
Puncak kegiatan berlangsung meriah melalui awarding session yang digelar bersamaan dengan Kick Off PGTC 2026 di Aula Timur Institut Teknologi Bandung, Kamis (21/5). Dalam kategori sport competition, STKIP Pasundan tampil dominan dengan raihan prestasi yang mencuri perhatian. Sejumlah perguruan tinggi lain juga menunjukkan performa impresif melalui talenta terbaik yang mereka miliki.
Kehadiran Energy AdSport Challenge menjadi bukti bahwa dunia pendidikan tinggi kini bergerak menuju pola pembelajaran yang lebih holistik. Prestasi mahasiswa tidak lagi diukur semata dari nilai akademik, tetapi juga kemampuan soft skills yang relevan dengan kebutuhan industri modern.
Kompetisi ini sekaligus menjadi jembatan strategis dalam menyaring talenta muda unggulan yang tangguh menghadapi tekanan, kreatif dalam berpikir, serta luwes dalam berkolaborasi. Pendekatan tersebut dinilai selaras dengan semangat merdeka belajar yang menekankan keseimbangan antara capaian akademis dan pengembangan bakat non-akademis.
Tidak hanya berkompetisi, para peserta juga diajak memahami isu strategis nasional seperti ketahanan energi dan keberlanjutan atau sustainability. Dengan pendekatan yang dekat dengan karakter Gen-Z, Pertamina berupaya mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan energi Indonesia.
Nuansa kompetitif yang berpadu dengan atmosfer kreatif menjadikan Energy AdSport Challenge lebih dari sekadar ajang perlombaan. Di balik sorak sorai pertandingan dan dentuman musik kompetisi band, tersimpan pesan besar tentang pentingnya membangun generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap berkontribusi bagi bangsa.
“Prestasi sejati lahir ketika kreativitas, karakter, dan keberanian bertemu dalam satu langkah,” menjadi semangat yang tercermin dalam gelaran ini.
Melalui inovasi PGTC 2026, Pertamina terus memperluas ekosistem inklusif bagi mahasiswa Indonesia. Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh dalam kepemimpinan, komunikasi, dan kolaborasi demi masa depan energi berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
