IDS 2026 Pecahkan Rekor, Lampung Selatan Resmi Jadi Magnet Baru Otomotif Sumatra
IDS 2026 sukses digelar di Lampung Selatan dan memicu kebangkitan industri otomotif Sumatra-Foto Dok. Kominfo Lampung Selatan-
MEDIALAMPUNG.CO.ID — Gemuruh mesin dan aroma karet terbakar mengguncang kawasan Way Handak Expo, Kalianda, saat Indonesian Drift Series (IDS) 2026 sukses digelar untuk pertama kalinya di Lampung Selatan. Ajang nasional tersebut bukan hanya menghadirkan hiburan otomotif spektakuler, tetapi juga menandai lahirnya kekuatan baru industri otomotif di Pulau Sumatra.
Lampung Selatan kini tidak lagi dipandang sekadar daerah lintasan atau pelengkap agenda otomotif nasional. Kabupaten di gerbang Pulau Sumatra itu perlahan menunjukkan transformasi besar sebagai pusat sport tourism dan ekosistem industri kreatif otomotif yang mulai diperhitungkan secara nasional.
Ribuan penonton memadati arena sejak pagi. Sorak penonton pecah setiap kali mobil-mobil drift meliuk agresif menembus kepulan asap putih. Atmosfer panas lintasan berpadu dengan antusiasme masyarakat yang menjadikan IDS 2026 terasa seperti festival otomotif berskala nasional.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyebut momentum tersebut sebagai awal kebangkitan otomotif daerah. Menurutnya, kepercayaan menjadikan Lampung Selatan sebagai tuan rumah IDS menjadi energi baru untuk memperkuat sektor sport tourism secara berkelanjutan.
“Lampung Selatan sangat mendukung kegiatan otomotif. Ke depan, event seperti ini akan terus dilaksanakan dan menjadi kebanggaan daerah,” ujarnya.
Menariknya, pergelaran berskala nasional itu berhasil digelar tanpa menggunakan anggaran daerah. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memilih membangun kolaborasi dengan sektor swasta serta komunitas otomotif sehingga event tetap berjalan megah tanpa membebani APBD.
Langkah tersebut mendapat apresiasi langsung dari Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan yang hadir menyaksikan kemeriahan acara. Ia memuji keberanian dan kreativitas pemerintah daerah dalam mengelola event besar secara mandiri.
“Acara ini nol rupiah APBD, tanpa menyentuh anggaran daerah,” kata Zulkifli Hasan disambut tepuk tangan meriah dari ribuan penonton.
Efek ekonomi dari ajang IDS 2026 pun langsung terasa. Hotel dan penginapan di sekitar Kalianda mengalami peningkatan okupansi, jasa transportasi lokal ramai digunakan, sementara pelaku UMKM kebanjiran pembeli sepanjang gelaran berlangsung. Kehadiran event otomotif nasional itu menjadi bukti bahwa sport tourism mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dari berbagai sektor.
Tidak berhenti pada dampak ekonomi jangka pendek, IDS 2026 juga membuka ruang baru bagi generasi muda Lampung Selatan untuk melihat industri otomotif dari perspektif berbeda. Dunia otomotif kini berkembang menjadi ekosistem kreatif yang melibatkan banyak profesi, mulai dari mekanik profesional, videografer otomotif, manajemen event, hingga content creator digital.
Kemeriahan balapan drift yang berlangsung hingga malam menjadi penutup sempurna perhelatan tersebut. Siluet mobil bertenaga tinggi yang menari di lintasan seolah menegaskan bahwa Lampung Selatan kini tengah memasuki babak baru sebagai poros otomotif modern di Indonesia.
Dengan posisi strategis sebagai pintu gerbang Sumatra dan dukungan kebijakan yang adaptif, Lampung Selatan perlahan membuktikan diri bukan lagi sekadar penonton dalam industri otomotif nasional. Daerah ini resmi naik kelas menjadi magnet baru sport tourism dan pusat geliat otomotif Sumatra.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
