Sudah 38 Sanggar dan Group Ikuti Pagelaran Orkes Gambus

Sudah 38 Sanggar dan Group Ikuti Pagelaran Orkes Gambus

Medialampung.co.id - Sebanyak 38 sanggar dan group orkes gambus Lampung telah mengirimkan materi berupa rekaman video untuk diikutsertakan pada Pergelaran Orkes Gambus Tradisional Secara secara Virtual yang digelar oleh Pemkab Lampung Barat melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) setempat. 

Antusiasme dari sanggar dan group untuk ikut dalam pagelaran tersebut pada tahun ini cukup tinggi, hanya saja mengalami penurunan dari tahun 2020 lalu dimana jumlah peserta mencapai 50 sanggar dan group. 

"Hingga hari ini sudah ada 38 sanggar dan group yang mengirimkan materinya, kalau dilihat dari jumlah yang ikut serta hingga hari ini memang turun dari tahun sebelumnya, namun masih cukup tinggi  dan insha Allah hingga batas waktu yang telah ditetapkan pesertanya bisa bertambah," ungkap Kabid Pemasadan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disporapar Lambar Endang Guntoro, SH. 

Dijelaskan oleh Endang, pagelaran tersebut dalam rangka tetap mengisi kerinduan akan atraksi seni tradisi dan kebersamaan dalam bingkai silaturahmi serta untuk mendukung Program Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat untuk menjadikan Kota Liwa sebagai Kota Budaya.

”Orkes Gambus Tradisional Lampung Barat di tiga tahun terakhir kembali bangkit setelah sekian lama mati suri dan hampir hilang, namun berkat kerja keras kita bersama maka kesenian ini kembali bangkit setelah kita adakan kompetisi di perhelatan berskala besar  oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam hal ini Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata melalui helat Festival Sekala Bekhak,” ujarnya. 

Menurut dia, kesenian tradisional masih bisa terjaga eksistensinya di tengah arus modernisasi yang begitu cepat, setelah kita kembali mengangkat kesenian nyambai, orkes gambus menunjukkan tren kemajuan yang begitu baik, upaya dan sinergitas dari kita semua akan sangat berpengaruh kepada seni-seni tradisi warisan leluhur agar terbaca dari sekarang kemungkinan kedepan dari seni tradisi ini menjadi warisan kita kepada generasi yang akan datang.

”Pada masa mewabahnya pandemi Covid-19, pagelaran orkes gambus yang biasa kita helat di Taman Kota Hamtebiu terpaksa kita hentikan, halnya juga dengan festival-festival besar yang senantiasa diisi dengan berbagai macam kesenian tradisional pada tahun ini semua kita tiadakan dalam rangka memutus penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Endang, kegiatan ini terorganisir dan berjalan baik, maka pagelaran virtual ini akan dihimpun di Disporapar dan akan tergabung dalam satu wadah channel youtube Pariwisata Lampung Barat, bukan tanpa alasan, namun lebih pada tujuan silaturahmi yang terhimpun dalam satu wadah dan akan menjadi sajian tontonan secara virtual bagi para wisatawan / pengunjung yang selalu ingin tahu perkembangan pariwisata lampung barat termasuk didalamnya seni tradisi sebagai salah satu sajian atraksi budaya.

”Sebagai penyemangat dari kegiatan ini, kami bersama sponsor akan menyiapkan tanda apresiasi berupa Trophy, Piagam dan Uang Pembinaan,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak dibiayai oleh APBD Lambar melainkan hanya akan mengandalkan partisipasi sponsor. (nop/mlo)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: