Sayur Lodeh Sunda, Sajian Santan Ringan Khas Jawa Barat

Sayur Lodeh Sunda, Sajian Santan Ringan Khas Jawa Barat

Sayur lodeh Sunda menjadi hidangan rumahan favorit masyarakat Jawa Barat.--

BACA JUGA:Tes Baterai HP Flagship 2026: Oppo Find X9 Pro Rajai Klasemen, Samsung S26 Ultra Bangkit!

Cara Memasak Singkat

Proses memasak diawali dengan menumis bumbu halus hingga harum. Daun salam dan lengkuas dimasukkan untuk memperkuat aroma.

Sayuran yang lebih keras seperti labu siam dan jagung direbus lebih dulu. Setelah setengah matang, barulah kacang panjang dan terong ditambahkan.

Santan dituangkan terakhir sambil diaduk perlahan agar tidak pecah. Garam dan gula ditambahkan secukupnya sebelum diangkat saat semua bahan telah empuk.

BACA JUGA:Cekcok dengan Istri, Pria di Lampung Utara Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Nilai Gizi dan Variasi

Sayur lodeh kaya serat, vitamin, dan mineral dari aneka sayuran.

Labu siam membantu pencernaan, kacang panjang mengandung vitamin C, sementara terong kaya antioksidan.

Di sejumlah daerah seperti Bandung dan sekitarnya, terdapat variasi lodeh dengan tambahan oncom, cabai rawit lebih banyak, atau ikan asin jambal sebagai penambah rasa gurih.

BACA JUGA:Kapolres Lampung Utara Tegaskan Penggerebekan Sabung Ayam Sesuai SOP

Simbol Kehangatan Dapur Sunda

Sayur lodeh mencerminkan filosofi masyarakat Sunda yang sederhana namun harmonis. Beragam sayuran dalam satu kuah melambangkan kebersamaan dan keseimbangan hidup.

Hingga kini, hidangan ini tetap relevan sebagai menu rumahan maupun sajian khas dalam berbagai acara.

Gurihnya santan yang lembut menjadikan sayur lodeh Sunda simbol kehangatan dapur tradisional Jawa Barat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: