Pentingnya Posyandu Lansia bagi Kesehatan dan Kualitas Hidup

Pentingnya Posyandu Lansia bagi Kesehatan dan Kualitas Hidup

Posyandu Lansia adalah layanan kesehatan dasar yang sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup orang lanjut usia. - Foto freepik--

Lansia dapat menyampaikan keluhan kesehatan yang dirasakan, berkonsultasi mengenai penggunaan obat rutin, serta memperoleh arahan terkait pengelolaan penyakit kronis. 

Kehadiran tenaga medis ini membantu lansia memperoleh penanganan yang lebih terarah.

BACA JUGA:Kelenjar Meibom: Fungsi Penting dan Gangguan yang Perlu Diwaspadai

Penyuluhan dan Edukasi Kesehatan

Kader dan tenaga kesehatan memberikan penyuluhan mengenai pola makan yang sesuai untuk lansia, jenis aktivitas fisik yang aman dilakukan, cara mengelola penyakit kronis agar tidak semakin parah, serta edukasi pencegahan jatuh dan keselamatan di rumah. 

Materi terkait menjaga kesehatan mental dan emosional juga menjadi bagian penting.

Sehingga lansia dan keluarganya dapat memahami cara merawat diri dengan lebih baik.

BACA JUGA:Pilihan Salep Mata yang Efektif untuk Mengatasi Berbagai Jenis Sakit Mata

Senam Lansia dan Aktivitas Fisik

Posyandu Lansia kerap menyelenggarakan senam lansia secara berkelompok. 

Kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan kelenturan tubuh, menjaga kekuatan otot, dan membantu mengurangi risiko jatuh. 

Selain itu, aktivitas ini juga mampu meningkatkan suasana hati serta menjadi ajang bersosialisasi antar manusia, sehingga mereka tetap merasa terhubung dengan lingkungan sosialnya.

BACA JUGA:Fungsi Saraf Optik dalam Penglihatan Manusia

Pemberian Vitamin dan Suplemen Dasar

Beberapa Posyandu memberikan vitamin, kalsium, atau suplemen khusus sesuai kebutuhan kesehatan lansia dan berdasarkan rekomendasi tenaga medis. Pemberian suplemen ini bertujuan membantu menjaga daya tahan tubuh.

Pemantauan Status Gizi

Kondisi gizi lansia turut dipantau oleh petugas Posyandu. Lansia yang mengalami kekurangan berat badan atau kelebihan berat badan akan mendapatkan rujukan atau bimbingan lebih lanjut untuk memperbaiki pola makan dan kebiasaan hidup sesuai anjuran kesehatan.

BACA JUGA:Fungsi dan Gangguan Tulang Pipi dalam Anatomi Wajah

Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM)

Skrining PTM dilakukan untuk mendeteksi risiko stroke, penyakit jantung, osteoporosis, gangguan mental emosional, serta menilai mobilitas dan keseimbangan lansia. Dengan skrining rutin, potensi gangguan kesehatan dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganannya bisa lebih efektif.

Kegiatan Sosial dan Psikologis

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: