Nyeri di Lengan Setelah Imunisasi? Ini Penyebab dan Cara Atasinya

Nyeri di Lengan Setelah Imunisasi? Ini Penyebab dan Cara Atasinya

Nyeri pada lengan setelah menerima vaksinasi adalah respons tubuh yang sangat umum dan menunjukkan bahwa sistem kekebalan sedang aktif bekerja. - Foto freepik--

BACA JUGA:Indonesia Jadi Satu dari Lima Negara Peluncur Hot Wheels Convention Car 2025 di IMX

Cara Efektif Mengatasi Nyeri Lengan Pasca-Imunisasi

Nyeri setelah vaksinasi umumnya tidak membutuhkan perawatan medis khusus dan bisa ditangani di rumah. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan;

1. Kompres Dingin pada Area yang Nyeri

Mengompres lengan dengan kain bersih yang dibasahi air dingin atau menggunakan kompres es yang dibungkus handuk dapat membantu mengurangi bengkak dan menghilangkan rasa sakit. Lakukan selama 15 hingga 20 menit beberapa kali sehari.

BACA JUGA:5 Teknik Memasak Terong yang Lebih Sehat dan Minim Minyak

2. Aktifkan Gerakan Lengan

Walaupun terasa tidak nyaman, sangat disarankan untuk tetap menggerakkan lengan yang disuntik. Aktivitas ringan seperti mengangkat, memutar, atau mengayunkan lengan secara perlahan dapat membantu mencegah otot menjadi kaku dan mempercepat pemulihan.

3. Konsumsi Obat Pereda Nyeri Jika Perlu

Jika rasa sakit terasa cukup mengganggu, konsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti parasetamol atau ibuprofen bisa menjadi solusi. Namun, pastikan untuk membaca aturan pakai atau berkonsultasi dengan tenaga kesehatan terlebih dahulu, terutama jika Anda memiliki kondisi medis tertentu.

BACA JUGA:UMKM Makin Gampang Dapat Modal, Ini Skema KUR BRI Pinjaman Rp45 Juta

4. Hindari Menekan atau Memijat Terlalu Kuat

Banyak orang berpikir memijat area suntikan dapat mempercepat pemulihan, padahal hal ini bisa memperparah nyeri atau bahkan menyebabkan memar. Hindari memberikan tekanan atau pijatan keras di area yang nyeri.

5. Amati Tanda-Tanda yang Tidak Biasa

Nyeri ringan adalah hal yang normal, tetapi jika rasa sakit berlangsung lebih dari tiga hari, disertai demam tinggi, pembengkakan yang signifikan, muncul nanah, atau gejala alergi serius seperti sesak napas atau ruam parah, segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: