Kenapa Dada Terasa Sakit, Ini Penyebab Yang Perlu Anda Ketahui
Sakit dada tidak boleh dianggap sepele. Meskipun beberapa penyebabnya tergolong ringan seperti ketegangan otot atau masalah pencernaan, ada pula yang memerlukan penanganan darurat, seperti serangan jantung atau emboli paru. - Foto freepik--
Peradangan pada perikardium, yaitu lapisan pelindung jantung, juga bisa menyebabkan nyeri dada. Rasa sakitnya cenderung tajam dan bertambah parah saat berbaring atau menarik napas dalam-dalam.
BACA JUGA:Pantai Temajuk Permata Tersembunyi di Ujung Kalimantan Barat
2. Gangguan pada Saluran Pernapasan
a. Pleuritis
Radang pada pleura, lapisan tipis yang menyelimuti paru-paru, dapat memicu nyeri dada yang tajam, terutama saat bernapas dalam, batuk, atau bersin.
b. Pneumonia
Infeksi paru-paru ini sering menimbulkan kombinasi gejala seperti nyeri dada, demam tinggi, batuk berdahak, dan kesulitan bernapas.
BACA JUGA:Nagita Slavina dan Thomas Nawilis Buka Suara Soal Isu Lama Pacaran, Ini Fakta Sebenarnya
c. Emboli Paru
Salah satu kondisi serius di mana bekuan darah menyumbat arteri di paru-paru. Gejalanya meliputi nyeri dada tajam yang datang tiba-tiba, napas pendek, detak jantung cepat, hingga batuk berdarah. Kondisi ini membutuhkan tindakan medis darurat.
3. Masalah pada Sistem Pencernaan.
a. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)
GERD terjadi saat asam lambung naik ke kerongkongan, menyebabkan sensasi panas atau terbakar di dada yang sering disebut heartburn. Kadang, gejalanya mirip dengan serangan jantung, sehingga perlu pemeriksaan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




