Suami Irish Bella Klarifikasi Isu Penyuka Sesama Jenis
Haldy Sabri Akhirnya Buka Suara Soal Isu Penyuka Sesama Jenis-Foto Instagram@_irishbella_-
BACA JUGA:Nikita Mirzani Divonis Empat Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar
Beberapa rekan selebritas turut menyampaikan doa agar pasangan ini tetap kuat dan sabar. Warganet lain juga menasihati agar Haldy tidak perlu menanggapi isu negatif yang hanya bertujuan menjatuhkan citra dirinya.
Mereka menilai bahwa netizen sering kali terlalu jauh mencampuri urusan pribadi orang lain tanpa memahami konteks yang sebenarnya.
Rumor yang menimpa Haldy Sabri bermula dari sebuah video yang viral pada awal September 2025, memperlihatkan dirinya memberikan kejutan ulang tahun kepada seorang teman pria.
Video tersebut menimbulkan berbagai tafsir di kalangan pengguna media sosial. Beberapa warganet menyoroti interaksi Haldy dengan pria tersebut dan mulai menyimpulkan bahwa ia memiliki orientasi seksual berbeda.
BACA JUGA:Luna Maya Nyaris Tenggelam di Sungai Saat Syuting Film Suzzanna
Dari situlah spekulasi bahwa Haldy dan Irish Bella menjalani lavender marriage mulai mencuat. Istilah tersebut merujuk pada pernikahan antara dua orang berbeda jenis kelamin yang dilakukan untuk menutupi orientasi seksual sebenarnya dari salah satu pihak.
Namun, Irish Bella telah menjelaskan duduk perkaranya dalam wawancara yang diunggah di kanal YouTube HAS Creative.
Ia menuturkan bahwa pria yang muncul dalam video tersebut hanyalah teman dekat mereka berdua. Saat kejadian, mereka tengah bercanda dan momen itu kebetulan terekam kamera.
Irish juga menjelaskan bahwa alasan suaminya yang membawa kue ulang tahun adalah karena ia merasa tidak pantas memberikan kue langsung kepada pria lain.
BACA JUGA:4 Aktris Korea Pernah Dituduh Bullying, Fakta atau Sekadar Rumor?
Meski isu tersebut cepat menyebar, baik Irish maupun Haldy memilih untuk tidak bereaksi secara emosional.
Mereka tetap menjalani aktivitas seperti biasa, termasuk menghadiri sejumlah acara sosial dan kegiatan bisnis bersama. Publik menilai ketenangan mereka menunjukkan kematangan sikap dalam menghadapi tekanan publik.
Bagi Haldy, pengalaman ini menjadi pengingat bahwa dunia digital bisa menjadi ruang yang sangat sensitif terhadap interpretasi dan persepsi.
Ia berpendapat bahwa masyarakat perlu lebih bijak dalam menanggapi informasi yang belum terbukti kebenarannya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




