Saat Gaji Tak Menjamin, Karya Jadi Penopang Hidup

Saat Gaji Tak Menjamin, Karya Jadi Penopang Hidup

Karya bukan lagi hobi, tapi sumber hidup di tengah krisis kerja.--

BACA JUGA:Dari Hobi ke Cuan, Cara Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi

Peralihan dari kerja bergaji tetap ke dunia berbasis karya tentu tidak mudah. Ada ketakutan kehilangan kepastian, kecemasan soal pendapatan yang tidak menentu, hingga tekanan mental karena harus mengatur segalanya sendiri.

Namun, justru di situ banyak anak muda menemukan kendali. Mereka tidak lagi sepenuhnya bergantung pada sistem perusahaan, melainkan pada kemampuan, portofolio, dan reputasi pribadi.

Perkembangan teknologi dan ekonomi digital mempercepat perubahan ini. Platform freelance, media sosial, dan ekosistem kreator membuka akses pasar yang lebih luas.

Anak muda di daerah pun memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan proyek dari kota besar, bahkan luar negeri.

BACA JUGA:Dari Takut PHK ke Berani Freelance, Cara Anak Muda Menyelamatkan Diri

Model kerja ini memberi ruang fleksibilitas sekaligus diversifikasi penghasilan. Ketika satu sumber melemah, masih ada peluang lain yang bisa diandalkan.

Dalam konteks ini, karya bukan hanya alat ekspresi, tetapi juga instrumen ekonomi yang nyata.

Tidak ada yang benar-benar bebas risiko. Freelance dan kerja berbasis karya juga memiliki tantangan, mulai dari pendapatan tidak stabil hingga ketiadaan jaminan sosial.

Namun, banyak anak muda menilai risiko tersebut lebih bisa dikelola dibanding ancaman kehilangan pekerjaan secara mendadak.

BACA JUGA:Dari Kantor ke Proyek, Freelance Kreatif Mengubah Cara Kerja di Indonesia

Dengan membangun jaringan, memperkuat personal branding, dan terus meningkatkan kualitas karya, mereka menciptakan sistem pengaman versi sendiri.

Fenomena ini menandai perubahan besar dalam dunia kerja Indonesia. Gaji aman tak lagi menjadi satu-satunya tujuan. Anak muda mulai menempatkan kebebasan, kendali, dan keberlanjutan sebagai nilai utama.

Karya yang lahir dari keahlian dan konsistensi justru terbukti mampu menghidupi, bahkan memberi ruang berkembang yang lebih luas.

Di tengah dunia yang serba tidak pasti, mengandalkan diri sendiri melalui karya menjadi pilihan yang semakin masuk akal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: