Desain, Freelance, dan Lepas dari Identitas Seragam Kantor

Desain, Freelance, dan Lepas dari Identitas Seragam Kantor

Freelance membuka ruang bagi desainer untuk hidup dari nilai karyanya.--

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Dulu, seragam kantor dianggap simbol kestabilan. Ia menjadi penanda status, kepastian gaji, dan rasa aman. Namun di era ekonomi digital, simbol itu perlahan kehilangan maknanya.

Kini, bagi sebagian orang, satu karya desain bisa bernilai lebih tinggi daripada sekadar seragam rapi dan absensi pagi.

Perubahan ini tidak datang tiba-tiba. Dunia kerja sedang bergeser, dan kreativitas menjadi mata uang baru.

Desainer grafis, ilustrator, motion artist, hingga UI/UX designer membuktikan bahwa nilai seseorang tidak lagi ditentukan oleh di mana ia bekerja, melainkan apa yang bisa ia hasilkan.

BACA JUGA:Ketika Like, Share, dan View Menjadi Mata Uang Baru

Seragam kantor pernah menjadi kebanggaan. Ia mencerminkan identitas perusahaan sekaligus rasa memiliki.

Namun di balik itu, banyak pekerja kreatif justru merasa terkungkung. Kreativitas sering kali dibatasi oleh struktur, birokrasi, dan standar yang seragam.

Di sisi lain, dunia desain bergerak cepat. Tren berubah, selera pasar dinamis, dan nilai sebuah karya ditentukan oleh relevansi serta dampaknya.

Dalam kondisi ini, fleksibilitas justru menjadi keunggulan, sesuatu yang sulit ditemukan dalam sistem kerja konvensional.

BACA JUGA:Freelance Kreatif sebagai Jalan Sunyi yang Dipilih dengan Sadar

Banyak desainer akhirnya menyadari bahwa kemampuan mereka bisa bernilai jauh lebih besar ketika dilepas dari sekat kantor.

Berbeda dengan pekerja kantoran yang diwakili oleh jabatan, desainer freelance diwakili oleh portofolio.

Karya berbicara lebih keras daripada kartu nama. Satu desain yang kuat bisa membuka pintu klien baru, proyek lintas kota, bahkan kerja sama internasional.

Di dunia kreatif, reputasi dibangun dari konsistensi kualitas, bukan lama bekerja di satu perusahaan. Semakin tajam gaya visual dan semakin kuat pemahaman pasar, semakin tinggi pula nilai tawar seorang desainer.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: