Yudha : Sosialisasi Pancasila Merupakan Tugas Wajib Legislatif Periode 2024-2029

Yudha : Sosialisasi Pancasila Merupakan Tugas Wajib Legislatif Periode 2024-2029

--

Pesawaran — ‘Tanggung jawab anak bangsa membumikan nilai-nilai Pancasila dalam keseharian, terlebih saat ini mendapat amanah dari masyarakat sebagai wakil di DPRD. Dan, Sosialisasi Pancasila masuk dalam agenda resmi, untuk disampaikan ke masyarakat secara langsung secara rutin dalam setiap bulan’, demikian disampaikan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Yudha Alhadjid, dihadapan warga Desa Kota Dalom, Way lima Pesawaran. Minggu (22/06/2025).

 

Melalui sosialisasi Pancasila, Anggota Fraksi NasDem DPRD Provinsi Lampung itu mengaku dapat memupuk kembali nilai-nilai Pancasila terhadap anak bangsa, khususnya anak-anak dan pemuda.

 

“Kita para orang tua, wajib me. Perhatikan, mengontrol anak-anak kita dirumah untuk waspada, mulai dari pergaulan dan penggunaan HP khususnya,” kata Yudha.

 

Sebab, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung itu mengungkap bahwa tidak bisa dipungkiri saat ini, moral dan etitika anak-anak, pemuda sudah mulai terkontaminasi oleh perkembangan zaman salah satunya (HP).

 

“Dulu pak, bu. Dimasa kita, ketika melihat bapak dan ibu guru lewat atau akan lewat. Kita lari nyumput, seakan-akan takut. Bahkan, kalau pun kita lewat didepannya. Kita berjalan miring atau menundukkan badan. Berbanding terbalik anak-anak saat ini,” ujarnya.

Artinya, Politisi NasDem Lampung itu melanjutkan. Pergeseran moral anak-anak dan pemuda sangat mengkhawatirkan. Sehingga, sosialisasi Pancasila saat ini menjadi sangat penting. Agar, nilai-nilai Pancasila kembali membudaya di lingkungan dan khususnya anak-anak kita.

 

“Untuk materi Pancasila, nanti ada narasumber yang akan lebih jelas memaparkan. Sehingga, sepulang dari kegiatan ini, bisa menularkan ilmu kepada anak-anak, dan lingkungan masing-masing,” tegasnya.

 

Ditempat yang sama, Poltak Aritonang (Narsum) mengatakan pergeseran Nilai-nilai Pancasila pada anak-anak kita, harus kita cegah dan patut diwaspadai. Sehingga, ideologi bangsa Indonesia tidak terkontaminasi oleh paham-paham diluar Pancasila.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: