Solar Langka, Antrean Kendaraan Mengular di SPBU

Solar Langka, Antrean Kendaraan Mengular di SPBU

Medialampung.co.id - Setelah sebelumnya minyak goreng dan kedelai mengalami kelangkaan, kini giliran BBM jenis solar yang sulit didapatkan.

Antrean panjang terlihat mengular di SPBU Sultan Agung. Bahkan hal ini sudah terjadi dalam seminggu terakhir, masyarakat harus mengantri berjam-jam hanya untuk mendapatkan solar.

Dodi (30), pengendara Pajero Sport asal Jakarta yang datang ke Lampung untuk urusan pekerjaan, mengaku harus mengantri di SPBU sejak pagi hari.

"Pas mau pulang kita antri Solar lumayan lama dari pukul 7.40 WIB, jadi agak lama saya nunggu beli solar," tuturnya.

Sementara itu Haris Yanuanza, Senior Supervisor Communication & Relation Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menjelaskan, menyikapi peningkatan kebutuhan energi termasuk solar subsidi, Pertamina berkomitmen menyalurkan Solar subsidi sesuai kuota yang ditetapkan oleh Pemerintah, mengacu kepada SK BPH Migas No.04/2020. 

"Kuota ini ditetapkan dari level Provinsi hingga ke lembaga penyalur (SPBU)," jelasnya.

"Sesuai aturan Perpres No.191/2014, pengguna yang tidak berhak menikmati Solar subsidi agar membeli BBM Non Subsidi. Kami pastikan stok produk substitusi Solar Non Subsidi tersedia di SPBU," kata Haris melalui pesan WhatsApp, Minggu (13/3).

Lanjutnya, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel juga turut menggandeng masyarakat, jika ada indikasi penyalahgunaan penyaluran Solar subsidi agar dapat dilaporkan ke aparat berwenang.

"Jika kesalahan di lembaga penyalur atau di SPBU, kami juga tidak segan-segan memberikan sanksi dan penindakan. Untuk informasi lebih lanjut, dan apabila ada saran dan masukkan dari masyarakat, dapat juga menghubungi Pertamina Call Center di 135," tandasnya (jim/mlo)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: