Rumah BUMN Bandar Lampung dan PLN Perkuat Kapasitas UMKM Melalui Pelatihan Digital
Workshop UMKM Go Digital yang diselenggarakan PLN melalui program PLN Peduli bersama Rumah BUMN Bandar Lampung memberikan pembekalan kepada para pelaku UMKM mengenai penyusunan katalog produk profesional berbasis teknologi digital guna memperkuat branding--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – PT PLN melalui program PLN Peduli bersama Rumah BUMN Bandar Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kali ini, PLN menggelar Workshop UMKM Go Digital yang berfokus pada peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam menyusun katalog produk profesional berbasis teknologi digital.
Mengusung tema "Membuat Katalog Produk Profesional dengan Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Kepercayaan Konsumen, Memperkuat Branding, dan Mendorong Minat Beli", kegiatan tersebut diikuti puluhan mitra binaan UMKM yang mendapatkan pembekalan mengenai strategi pemasaran digital.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Lampung, Rio Widiya Nugraha, mengatakan penguatan kapasitas UMKM merupakan bagian dari komitmen PLN melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
BACA JUGA:Rumah Permanen di Sukabumi Bandar Lampung Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta
Menurut Rio, PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga berupaya meningkatkan daya saing pelaku UMKM agar mampu berkembang di tengah persaingan bisnis yang semakin digital.
"Melalui Rumah BUMN Bandar Lampung, kami menghadirkan berbagai pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha saat ini. Workshop ini diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan kualitas pemasaran, memperkuat branding, serta memperluas akses pasar melalui pemanfaatan teknologi digital," ujarnya.
Workshop menghadirkan praktisi desain sekaligus Pracademic Designer, Djadi Satmiko, sebagai narasumber.
Dalam sesi pelatihan, peserta dibekali teknik membangun identitas merek melalui katalog produk yang menarik, informatif, dan profesional.
BACA JUGA:Rumah Permanen di Sukabumi Bandar Lampung Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta
Selain itu, peserta juga mempelajari teknik fotografi produk, penyusunan tata letak, pemilihan elemen visual, hingga penyajian informasi produk yang efektif untuk meningkatkan daya tarik di pasar digital.
Menurut Djadi, katalog produk kini menjadi salah satu elemen penting dalam membangun kepercayaan calon konsumen.
"Katalog produk merupakan wajah pertama yang dilihat konsumen sebelum memutuskan membeli. Dengan memanfaatkan teknologi digital, UMKM dapat menghadirkan katalog yang lebih profesional sehingga mampu meningkatkan kepercayaan pelanggan sekaligus memperkuat branding usaha," katanya.
Salah seorang peserta, Yeni, pemilik UMKM Asyifa Black Garlic, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru yang dapat langsung diterapkan untuk mengembangkan usahanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

