MEDIALAMPUNG.CO.ID - Kabar berakhirnya hubungan asmara antara aktor Ammar Zoni dan dokter Kamelia sempat menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Hubungan keduanya yang sebelumnya terlihat dekat mendadak dikabarkan berakhir sehingga memicu berbagai spekulasi di publik.
Menanggapi hal tersebut, adik Ammar, Aditya Zoni, memilih untuk mengambil sikap tenang. Ia mengungkapkan bahwa keluarga tidak ingin memperpanjang polemik yang berkembang di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi Ammar.
Aditya bahkan mengaku telah berkomunikasi langsung dengan dokter Kamelia untuk menyampaikan harapannya agar persoalan tersebut tidak terus menjadi bahan perdebatan di ruang publik. Menurutnya, situasi yang terlalu ramai justru dapat memperburuk kondisi psikologis kakaknya yang saat ini sedang menghadapi proses hukum.
Ia menilai, saat ini yang paling dibutuhkan Ammar adalah dukungan moral dan ketenangan agar bisa menjalani proses hukum dengan lebih kuat. Karena itu, keluarga berusaha menghindari berbagai isu yang dinilai tidak berkaitan langsung dengan perkara yang sedang berjalan.
Keluarga Ingin Menjaga Situasi Tetap Kondusif
Menurut Aditya, keluarga Ammar Zoni berupaya menjaga suasana tetap kondusif. Mereka tidak ingin masalah hubungan pribadi menjadi konsumsi publik yang berlarut-larut.
Ia menyadari bahwa sebagai figur publik, kehidupan pribadi Ammar sering kali menjadi perhatian masyarakat. Namun, di tengah kondisi yang cukup berat saat ini, keluarga berharap semua pihak bisa lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar.
Aditya juga menegaskan bahwa fokus utama keluarga adalah memberikan dukungan kepada Ammar agar tetap kuat secara mental. Ia mengaku terus berusaha mendampingi sang kakak agar tidak merasa sendirian dalam menghadapi situasi tersebut.
Bagi Aditya, dukungan keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kondisi mental seseorang yang sedang menghadapi tekanan besar.
Rencana Pernikahan yang Pernah Dibicarakan
Di tengah kabar putusnya hubungan mereka, dokter Kamelia sempat mengungkap bahwa Ammar pernah menyampaikan keinginan untuk menikah dengannya saat masih menjalani masa penahanan. Keinginan tersebut muncul karena Ammar disebut ingin menunjukkan keseriusannya dalam menjalani hubungan.
Namun, rencana tersebut akhirnya tidak terwujud. Dokter Kamelia memutuskan menolak permintaan tersebut setelah mempertimbangkan berbagai hal, terutama pandangan dari keluarga besarnya.
Ia menjelaskan bahwa keluarga tidak memberikan restu jika pernikahan dilakukan di dalam lembaga pemasyarakatan. Oleh karena itu, ia memilih mengikuti keputusan keluarga meskipun keputusan tersebut tidak mudah untuk diambil.
Kamelia menegaskan bahwa keluarganya sebenarnya tetap memberikan dukungan terhadap hubungannya dengan Ammar selama ini. Namun, khusus untuk rencana pernikahan di dalam penjara, keluarga menilai hal tersebut bukan keputusan yang tepat.
Tetap Memberikan Dukungan Moral