MEDIALAMPUNG.CO.ID - Polda Lampung terus meningkatkan intensitas pengejaran terhadap lima tahanan yang melarikan diri dari rumah tahanan Polres Way Kanan.
Operasi pencarian kini memasuki tahap krusial dengan pengerahan penuh personel serta optimalisasi kemampuan taktis dari tingkat polda hingga satuan kewilayahan.
Langkah penanganan tidak lagi bersifat rutin, melainkan telah ditingkatkan menjadi operasi terpadu berskala intensif.
Tim gabungan bergerak secara simultan melalui penyisiran wilayah rawan, penelusuran jalur pelarian, serta penguatan jaringan intelijen guna mempersempit ruang gerak para buronan.
BACA JUGA:Menu MBG Disorot dan Puluhan SPPG Belum Kantongi PBG di Lampung Utara
Keberhasilan aparat mengamankan tiga tahanan sebelumnya menjadi indikator bahwa strategi pengejaran yang diterapkan berjalan efektif.
Aparat meyakini, dengan pola operasi yang semakin presisi dan terukur, lima tahanan lainnya hanya tinggal menunggu waktu untuk kembali diamankan.
Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari, menegaskan bahwa seluruh jajaran memberikan dukungan maksimal dalam proses pengejaran ini.
“Ini bukan sekadar pengejaran biasa. Dengan dukungan penuh Polda Lampung, kami terus mempersempit ruang gerak para buronan. Setiap informasi sekecil apa pun langsung kami tindak lanjuti, dan tim bergerak tanpa henti di lapangan,” tegasnya.
BACA JUGA:34 Warga Tulang Bawang Keracunan MBG, SPPG Belum Kantongi SLHS, Qudrotul Minta Evaluasi Sistem
Selain pendekatan penegakan hukum, aparat juga menempuh langkah persuasif dengan menelusuri jaringan terdekat para pelarian, termasuk keluarga dan lingkungan sosialnya.
“Kami menegaskan kepada para pelarian agar segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas. Kepada keluarga maupun pihak yang mengetahui keberadaan mereka, kami minta untuk kooperatif dan segera melapor kepada kepolisian. Tidak ada ruang aman bagi para pelarian,” lanjutnya.
Di tengah operasi yang terus berlangsung, Polda Lampung turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah aktif memberikan informasi.
Partisipasi publik dinilai berperan penting dalam keberhasilan pengamanan tiga tahanan sebelumnya.
BACA JUGA:Gaspol Porprov 2026, KONI Lambar Siap Turunkan Atlet Terbaik