MEDIALAMPUNG.CO.ID - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Lampung, Senin 23 Februari 2026.
Aksi ini menjadi bentuk kegelisahan mahasiswa terhadap kualitas pendidikan, baik di tingkat nasional maupun daerah, yang dinilai masih belum menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.
Massa aksi berasal dari berbagai kampus dan organisasi kemahasiswaan di Lampung. Mereka menyuarakan tuntutan agar pemerintah daerah dan DPRD tidak hanya mendengar aspirasi, tetapi juga membuka ruang dialog yang konkret dan berkelanjutan dengan mahasiswa sebagai bagian dari elemen kontrol sosial.
Dalam orasinya, mahasiswa menilai persoalan pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah besar pemerintah.
BACA JUGA:Parosil Mabsus Warning SPPG: Sampah MBG Jangan Sampai Resahkan Warga!
Permasalahan tersebut mencakup akses pendidikan yang belum merata, kualitas pembelajaran yang timpang, hingga kesejahteraan tenaga pendidik yang dinilai belum layak, khususnya bagi guru honorer yang masih bergelut dengan ketidakpastian ekonomi.
Mahasiswa menegaskan bahwa pendidikan seharusnya ditempatkan sebagai prioritas utama kebijakan negara.
Menurut mereka, tanpa keberpihakan anggaran dan regulasi yang jelas, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia hanya akan menjadi slogan tanpa realisasi.
Dalam aksi tersebut, Aliansi Lampung Melawan menyampaikan enam tuntutan utama. Mahasiswa mendesak agar pendidikan dijadikan prioritas kebijakan negara, mewujudkan pendidikan gratis yang benar-benar dapat diakses semua lapisan masyarakat, serta menambah alokasi anggaran pendidikan secara signifikan.
BACA JUGA:Satu Tahun Kepemimpinan Riyanto–Umi, ALAK Lampung Soroti Tata Kelola Pemkab Pringsewu
Selain itu, mahasiswa juga menuntut peningkatan kesejahteraan guru honorer, pemindahan siswa SMA Siger ke sekolah yang memiliki legalitas dengan jaminan beasiswa, serta mendorong regulasi pajak progresif yang dialokasikan khusus untuk sektor pendidikan.
Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menyatakan bahwa seluruh aspirasi mahasiswa akan segera ditindaklanjuti.
“Kami DPRD sebagai pengawas nanti akan kami sampaikan. Nanti kami akan kawal kebijakan aspirasi teman-teman untuk bisa diimplementasikan,” ujarnya di hadapan massa aksi.
Ia menegaskan, DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal agar berbagai tuntutan mahasiswa dapat diterjemahkan menjadi kebijakan nyata oleh pemerintah daerah.
BACA JUGA:Cuaca Mendukung, Semangat Satgas TMMD 127 Kodim 0421/LS Menyala di Desa Gunung Rejo