Talempong: Denting Logam Penjaga Irama Budaya Minangkabau

Senin 16-02-2026,21:07 WIB
Reporter : Romdani
Editor : Budi Setiawan

Lebih dari sekadar alat musik, talempong memiliki makna simbolik yang kuat. 

Dentingannya kerap dimaknai sebagai suara kebersamaan dan kegembiraan. Dalam adat Minangkabau, seni dan budaya tidak berdiri terpisah dari kehidupan sehari-hari. 

Talempong hadir sebagai bagian dari sistem sosial yang menyatukan masyarakat dalam satu irama, baik secara harfiah maupun filosofis.

Seiring perkembangan zaman, talempong juga mengalami adaptasi. Kini, alat musik ini tidak hanya dimainkan dalam konteks adat dan tradisi, tetapi juga dihadirkan dalam pertunjukan modern, pendidikan seni, hingga kolaborasi lintas genre musik. 

BACA JUGA:Pantai Jogan Gunungkidul, Sensasi Air Terjun yang Langsung Mengalir ke Laut

Meski demikian, esensi talempong sebagai simbol identitas budaya tetap dijaga. Upaya pelestarian terus dilakukan melalui sanggar seni, festival budaya, dan pendidikan muatan lokal di sekolah-sekolah.

Keberadaan talempong menunjukkan bahwa warisan budaya tidak hanya bertahan karena usia, tetapi karena makna yang terus dihidupkan oleh masyarakat pendukungnya. 

Selama denting talempong masih terdengar dalam tarian, upacara, dan ruang-ruang budaya Minangkabau, selama itu pula nilai kebersamaan dan kearifan lokal akan terus beresonansi di tengah perubahan zaman.(*)

Kategori :