Keunikan lain yang dimiliki Air Terjun Grenjengan terletak pada kolam alaminya. Dasar kolam dipenuhi bebatuan sungai dengan warna yang beragam, mulai dari keabu-abuan hingga kecokelatan.
Variasi warna tersebut semakin terlihat jelas ketika sinar matahari menembus permukaan air, menciptakan pantulan cahaya yang menambah keindahan visual kolam.
Kondisi ini memberikan kesan alami sekaligus eksotis, seolah menghadirkan lukisan alam yang terbentuk tanpa sentuhan manusia.
Dari segi aksesibilitas, Air Terjun Grenjengan relatif mudah dijangkau oleh wisatawan. Lokasinya dapat diakses menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum.
BACA JUGA:Persita Tangerang Vs Bhayangkara Presisi, Duel Awal Paruh Kedua Liga
Tersedia layanan transportasi umum dengan trayek Magelang–Salatiga melalui kawasan Kopeng, yang memudahkan wisatawan dari berbagai daerah untuk mencapai lokasi.
Dari titik tertentu, pengunjung perlu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri jalur setapak yang masih alami.
Untuk menikmati keindahan Air Terjun Grenjengan, pengunjung hanya dikenakan tiket masuk yang cukup terjangkau, yakni sekitar Rp10 ribu per orang.
Biaya tersebut dinilai sepadan dengan pengalaman wisata alam yang ditawarkan, mulai dari panorama air terjun kembar, suasana hutan yang asri, hingga udara pegunungan yang menyegarkan.
BACA JUGA:Mengenal Situs Manusia Dililit Ular di Pagar Alam, Sumatra Selatan
Dengan segala keunikan dan pesona alam yang dimilikinya, Air Terjun Grenjengan layak menjadi salah satu destinasi wisata alam unggulan di Magelang.
Keindahan dua aliran air yang berdampingan, lingkungan hijau yang menenangkan, serta akses yang relatif mudah menjadikan tempat ini pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata alam secara sederhana, alami, dan berkesan.(*)