BACA JUGA:Dinkes Bandar Lampung Wajibkan SPPG Miliki Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi
“Salah satu karyawan saat itu sedang ngecas shisha elektrik atau rokok elektrik. Tak lama kemudian muncul percikan api yang langsung membesar,” ujarnya.
Api kemudian menjalar ke ruang VIP lantai atas serta ruang kontrol lighting yang berisi peralatan LED dan sistem pencahayaan. Upaya pemadaman berlangsung lebih dari empat jam karena api cepat merambat di area bangunan permanen seluas kurang lebih 750 meter persegi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 250 juta.
Proses pemadaman melibatkan.
BACA JUGA:Dinkes Bandar Lampung Wajibkan SPPG Miliki Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi
5 unit armada pemadam,
3 unit Self Contained Breathing Apparatus (SCBA),
2 unit blower (hexos),
serta 15 tangki air.
BACA JUGA:Nusantara Lampung FC Resmi Dilaunching, Target Lolos Liga 2 dan Siap Tembus Liga 1
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthony Irawan, membenarkan peristiwa tersebut.
“Laporan kebakaran kami terima pukul 02.25 WIB, dan unit pertama tiba di lokasi hanya tiga menit kemudian,” kata Anthony.
“Kami langsung kerahkan lima armada dan 48 personil dari berbagai pos siaga. Unit pertama tiba pukul 02.28 WIB,” tambahnya.
Armada yang dikerahkan meliputi Unit Karba 017 Pos Siaga Bumi Waras, Macan 021 Mako Tendean, Supply Pos Siaga TBU, Supply 022 Mako Tendean, dan Supply 023 Pos Siaga Kedaton.