Dari sisi keamanan, BRImo menawarkan perlindungan ekstra yang membuat Yanti semakin percaya diri menggunakan layanan digital.
Setiap login dilengkapi dengan PIN maupun fingerprint, sementara setiap transaksi langsung mengirimkan notifikasi ke ponselnya.
“Saya jadi lebih tenang, karena kalau ada yang nggak beres langsung ketahuan,” ujarnya.
Menurut Yanti, kehadiran BRImo tidak hanya membantu transaksi pribadi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM secara luas.
Dengan layanan digital seperti ini, pelaku usaha dapat mengelola bisnis lebih efisien, transparan, dan profesional.
Ia menilai hal ini sangat penting agar usaha kecil dapat terus berkembang mengikuti tren digitalisasi keuangan.
Yanti pun berharap semakin banyak pelaku usaha di Palembang yang mulai memanfaatkan teknologi digital perbankan. Ia percaya bahwa transaksi nontunai ke depan akan menjadi kebutuhan utama masyarakat.
“Sekarang zaman serba digital. Kalau tidak ikut, kita bisa ketinggalan. BRImo ini salah satu solusi yang sangat membantu,” tutupnya.