Riset dan Pengembangan Jadi Kunci
Selain aspek ekonomi, Kukuh menekankan perlunya investasi besar dalam riset dan pengembangan (R&D).
Bahkan dia mencontohkan Tiongkok yang berhasil membangun dominasi industri kendaraan listrik berkat dukungan dari R&D berkesinambungan mulai dari desain hingga manufaktur.
Penggunaan nikel lokal juga dinilai mampu mengurangi biaya logistik, mengingat baterai berukuran besar dan berbobot berat, sehingga ongkos pengiriman menjadi faktor signifikan dalam harga akhir kendaraan.
BACA JUGA:DPRD Lampung Barat Kunker ke Jakarta, Bahas Infrastruktur Hingga Gizi Anak
Transisi Bertahap Menuju Nol Emisi
Meski mendukung pemanfaatan nikel domestik ternyata Gaikindo berhasil mengingatkan bahwa transisi industri harus dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu stabilitas sektor otomotif yang kini masih didominasi oleh kendaraan yang berbahan bakar fosil.
“Tujuan akhirnya adalah mencapai nol emisi karbon, dan ada banyak jalur untuk mencapainya. Yang penting, kita optimalkan potensi yang sudah ada sambil membangun kapasitas lokal secara bertahap,” tutup Kukuh. (*)