MEDIALAMPUNG.CO.ID - Air kelapa sering dianggap sebagai minuman alami yang menyehatkan.
Kandungan elektrolitnya yang tinggi, terutama kalium, membuatnya populer sebagai pengganti cairan tubuh setelah olahraga atau saat cuaca panas.
Namun, tidak semua orang cocok untuk mengonsumsi air kelapa. Dalam beberapa kondisi kesehatan tertentu, minuman ini justru bisa menimbulkan masalah.
Berikut adalah kelompok orang yang sebaiknya membatasi atau menghindari konsumsi air kelapa:
BACA JUGA:Hino Ubah Budaya Perawatan Armada Niaga Lewat Program Edukasi Mekanik
1. Penderita Penyakit Ginjal
Orang yang mengalami gangguan pada ginjal, khususnya penyakit ginjal kronis, perlu berhati-hati dengan asupan kalium. Air kelapa mengandung kalium dalam jumlah yang cukup tinggi.
Ginjal yang tidak berfungsi optimal tidak mampu membuang kelebihan kalium dari tubuh, sehingga bisa menyebabkan hiperkalemia (kadar kalium tinggi dalam darah).
Kondisi ini berbahaya karena dapat memicu kelelahan ekstrem, mual, detak jantung tidak teratur, bahkan risiko serangan jantung.
BACA JUGA:Skema KUR BRI 2025: Pinjaman Rp300 Juta dengan Cicilan Mulai Rp5 Jutaan
2. Orang yang Harus Menjalani Diet Rendah Kalium
Beberapa pasien dengan kondisi medis tertentu seperti gagal jantung, gangguan hati, atau hipertensi yang tidak terkendali, mungkin disarankan oleh dokter untuk menjalani diet rendah kalium.
Air kelapa, karena kandungan kaliumnya yang tinggi, dapat mengganggu pengaturan diet ini.
Mengkonsumsi air kelapa dalam jumlah banyak bisa membuat kadar kalium melonjak dan memperparah kondisi kesehatan.
BACA JUGA:All New Destinator Resmi Meluncur di GIIAS 2025, Ini Keunggulannya!