Syarat Lengkap KUR BRI Rp100 Juta Tanpa Jaminan

Jumat 25-07-2025,15:09 WIB
Reporter : Adi Pabara
Editor : Budi Setiawan

BACA JUGA:8 Mobil Listrik Nyaman untuk Keluarga dan Perjalanan Jauh

Rincian Tenor dan Bunga, Angsuran Bisa Mulai dari Rp200 Ribuan

Salah satu keunggulan KUR BRI adalah fleksibilitas dalam hal tenor pinjaman. Debitur dapat memilih masa pinjaman mulai dari 12 bulan hingga maksimal 60 bulan (5 tahun), tergantung pada jenis usaha dan kemampuan bayar masing-masing. Dengan suku bunga KUR yang saat ini berkisar 3% per tahun (flat), cicilan bulanan menjadi sangat ringan.

Misalnya, untuk pinjaman sebesar Rp50 juta dengan tenor 3 tahun, cicilan per bulan hanya berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp1,6 juta. Sementara itu, pinjaman maksimal Rp100 juta bisa dicicil dengan angsuran mulai Rp2 jutaan per bulan, tergantung pada masa tenor yang dipilih.

Ada juga pilihan tenor yang sangat ringan untuk pinjaman lebih kecil, bahkan dengan angsuran mulai Rp200 ribuan per bulan, sesuai plafon dan waktu pelunasan.

BACA JUGA:Ekspor Mobil Indonesia Tumbuh 7 Persen di Semester I 2025, Gaikindo Tetap Optimis

Cara Mengajukan KUR BRI 2025

Untuk masyarakat yang tertarik mengajukan KUR BRI di tahun ini, berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:

1. Persiapkan Dokumen: KTP dan Kartu Keluarga, NPWP, surat izin usaha atau bukti usaha (bisa berupa nota, foto kegiatan usaha, atau surat keterangan dari RT/RW atau desa), buku tabungan BRI.

2. Datangi Kantor BRI Terdekat atau ajukan melalui platform online resmi BRI, seperti website atau aplikasi BRImo.

3. Ikuti Proses Verifikasi. Pihak BRI akan melakukan survei langsung ke lokasi usaha dan menilai prospek bisnis Anda.

4. Tunggu Persetujuan. Jika dinilai layak, pengajuan Anda bisa disetujui dalam waktu singkat, bahkan kurang dari satu minggu.

BACA JUGA:Saldo DANA Kaget Rp 299.890 Siap Diklaim Hari Ini, 23 Juli 2025

Dukungan Pemerintah untuk UMKM

Program KUR ini tidak hanya sekadar pinjaman perbankan biasa. Sejak awal, skema ini didukung langsung oleh pemerintah sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi nasional. 

Melalui subsidi bunga dan jaminan dari lembaga keuangan negara, risiko perbankan diminimalkan sehingga bunga dapat ditekan serendah mungkin dan agunan tidak lagi menjadi hambatan utama.

Kategori :