Medialampung.co.id - Pengerjaan pembangunan ruas jalan menuju Tempat Wisata Kampung Kopi, Pekon Rigisjaya, Kecamatan Airhitam, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) terus dikebut.
Dimana dari pantauan medialampung.co.id di lokasi, untuk sementara waktu kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak bisa melintasi jalur tersebut. Namun demikian adanya jalan alternatif yang dapat dilalui motor Jembatan Tunggutubang Pekon Gunungterang, yang merupakan akses tradisional antar kedua pemukiman. Dalam pembangunan jalan berupa cor kaku (Rabat Beton) itu, terdapat dua titik pembangunan yang sudah dilaksanakan dimana titik pertama bagian dalam pengerjaannya sudah selesai dengan panjang 100-150 meter, dan yang saat ini masih dilaksanakan di titik bagian luar arah jalan poros kecamatan. Warga setempat Misran menyebutkan, pembangunan tersebut dimulai sejak Januari lalu, dimana dalam pengerjaannya diharapkan berjalan lancar agar secepatnya selesai dan akses jalan kembali normal. Pihaknya berharap karena panjangnya akses dari jalan poros ke lokasi kampung kopi, proses pembangunan bisa dilaksanakan sepenuhnya. Dan ruas jalan seperti latasir yang rusak akibat kendaraan pengangkut material nantinya masuk dalam target pembangunan. Peratin Rigisjaya Sugeng, menyampaikan terimakasih kepada Bupati Parosil Mabsus atas pembangunan ruas jalan itu, dimana dengan terus digempur pembangunan bukan saja akan semakin mudahnya menuju lokasi wisata kampung kopi yang menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Lambar. Akan tetapi memberikan kemudahan warga pekon itu khususnya dalam aktivitas sehari-hari, Pada kesempatan itu Sugeng berpesan agar dalam pengerjaannya dilaksanakan secara profesional dengan mengedepankan kualitas dan kwalitas sehingga bangunan jalan tersebut bertahan lama. Ditempat lain disampaikan Kabid Penataan Ruang Endiyawan, S.T., M.T., mendampingi Kadis PUPR Lambar Ir Ansari, pembangunan jalan lingkar cor kaku Wisata Kampung Kopi tersebut Empat Segmen, dengan total panjang 1,7 Kilometer, program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lambar 2022. Dijelaskannya waktu pengerjaan hingga Mei mendatang, dan agar dalam pengerjaan tidak terjadi hambatan pihak pekon menyetujui jalur sementara ditutup dan tidak bisa dilalui semua jenis kendaraan. "Nanti setelah pengerjaan selesai jalur baru bisa dilalui setelah pematangan umur beton 27 hari," tandasnya. (r1n/mlo)Makin Mantap! Jalan Wisata Kampung Kopi Dibeton
Selasa 22-02-2022,17:02 WIB
Editor : Budi Setiyawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 24-03-2026,14:27 WIB
Gaji Petugas Kebersihan Lampung Utara Dipotong, THR Nihil
Selasa 24-03-2026,07:33 WIB
Platform Freelance Terbaik untuk Pemula
Selasa 24-03-2026,07:26 WIB
Tips Sukses Freelance Agar Penghasilan Stabil di Tengah Persaingan Digital
Selasa 24-03-2026,10:07 WIB
Satu Korban Tenggelam di Pantai Mandiri Ditemukan, Dua Lainnya Masih Dicari
Selasa 24-03-2026,15:00 WIB
Peringatan Diabaikan, Pantai Pesisir Barat Terus Makan Korban
Terkini
Selasa 24-03-2026,21:04 WIB
Usai Cuti Lebaran, ASN Kabupaten Lampung Barat Wajib Masuk Kerja, Sekda Nukman Tegaskan Tanpa WFA
Selasa 24-03-2026,21:00 WIB
Fantastis! Tasya Farasya Pamer Rumah Baru Super Mewah, Bathtub Rp315 Juta Jadi Sorotan
Selasa 24-03-2026,20:09 WIB
Dua Korban Tenggelam Kembali Ditemukan, Pencarian di Pantai Mandiri Resmi Dihentikan
Selasa 24-03-2026,20:08 WIB
Normalisasi Sungai di Tanjung Senang Dimulai, Upaya Cegah Banjir Berulang di Bandar Lampung
Selasa 24-03-2026,20:03 WIB