Medialampung.co.id - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menemukan penimbunan 75 ribu-100 ribu ton gula pasir. Penimbunan dilakukan oleh PT Gunung Madu Plantation (PT GMP).
Terkait hal itu Sekretaris KNPI Bandarlampung Een Riansah meminta agar kasus itu diusut tuntas. Menurutnya penimbunan gula tersebut telah merugikan banyak pihak khususnya masyarakat menengah ke bawah. "Pemerintah harus tegas menyelesaikan kasus ini, tidak menutup kemungkinan akan terjadi kasus serupa kedepannya," tegas Een, Jumat (20/3). Ia juga menyampaikan, Pemerintah Lampung mesti memberikan sanksi yang tegas kepada pelaku. Dalam pasal 29 ayat 1 UU Perdagangan, pelaku penimbunan dikenakan hukuman 5 tahun penjara dan denda 50 milyar. Sedangkan, berdasarkan UU No.1/1953 tentang Penimbunan, pelaku diancam hukuman 6 tahun penjara. "Dari penanganan kasus ini, kita bisa lihat keberpihakan pemerintah kepada masyarakat atau pengusaha," kata dia. Een juga menegaskan, pihaknya akan melakukan konsolidasi ke seluruh OKP terkait kasus itu. Hal itu guna menyikapi dan mengawal secara serius penanganan kasus itu. (*/mlo)KNPI Minta Kasus Penimbunan Gula Diusut Tuntas
Jumat 20-03-2020,20:04 WIB
Editor : Budi Setiyawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,07:56 WIB
Kebakaran di Pesisir Tengah Tewaskan WNA Asal Jerman, Diduga Korsleting Listrik
Senin 06-04-2026,09:09 WIB
Panduan Lengkap KUR BRI 2026: Simulasi Cicilan Hingga Rp100 Juta, Syarat, dan Cara Pengajuan
Senin 06-04-2026,07:05 WIB
Freelance Menuntut Lebih dari Sekadar Skill
Senin 06-04-2026,18:49 WIB
Gebrakan Parosil! ASN Lampung Barat Wajib Mutasi Kendaraan, PAD Dibidik Naik
Senin 06-04-2026,07:48 WIB
Freelance Membentuk Cara Baru Bekerja dan Hidup
Terkini
Senin 06-04-2026,21:37 WIB
Percobaan Pencurian Gardu PLN Gagal, Dua Pelaku Diamankan Polisi
Senin 06-04-2026,20:51 WIB
Sertijab Camat Way Tenong dan Sumber Jaya Berlangsung Khidmat, Tongkat Estafet Resmi Bergulir
Senin 06-04-2026,20:44 WIB
Mengenal Tari Tempurung, Warisan Unik Minangkabau yang Sarat Filosofi dan Nilai Budaya
Senin 06-04-2026,19:45 WIB
Stok BBM dan LPG Lampung Aman, Gubernur Mirza Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Senin 06-04-2026,19:05 WIB